RS Darurat Dibangun di Tiap Kelurahan, Eri: Saya Tak Rela Banyak Warga Meninggal karena Telat Ditangani

Aan Haryono · Selasa, 13 Juli 2021 - 21:17:00 WIB
RS Darurat Dibangun di Tiap Kelurahan, Eri: Saya Tak Rela Banyak Warga Meninggal karena Telat Ditangani
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memeriksa kesiapan berbagai tempat di kelurahan yang bisa dijadikan RS darurat Covid-19. (Foto: SINDOnews/Aan Haryono)

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini menyiapkan Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 di setiap kelurahan. Langkah ini diambil menyusul kasus penularan virus Corona yang terus meluas di Kota Pahlawan. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku tidak rela ketika mendengar ada warganya kesulitan saat mencari rumah sakit karena kondisinya penuh. Akibatnya banyak di antara warga yang kemudian meninggal karena telat ditangani.

"Saya tidak rela dan tidak bisa melihat warga saya mencari rumah sakit itu penuh. Rumah sakit mana pun penuh hingga akhirnya kekurangan oksigen. Naudzubillah Min Dzalik, akhirnya banyak yang meninggal," kata Eri, Selasa (13/7/2021).

RS darurat ini disiapkan untuk ruang isolasi dan perawatan khusus bagi warga yang tinggal di wilayah kelurahan tersebut. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif dan kuratif untuk mencegah terjadinya klaster keluarga.

Eri Cahyadi bersama jajarannya pun telah berkeliling untuk menentukan lokasi yang bakal dijadikan RS darurat. Beberapa tempat yang dinilainya strategis tak luput dari tinjauannya kali ini, mulai dari Lapangan Putro Agung Tambaksari, Lapangan Kalibokor Gubeng dan Gedung LPMK Wiyung. Kemudain, Gedung Serbaguna Babatan-Wiyung, GOR Maestro Suryanaga Sambikerep, hingga GOR Indoor kompleks Gelora Bung Tomo (GBT).

Di setiap tempat yang dikunjunginya itu, Eri juga terlihat beberapa kali memimpin rapat di lokasi. Dia berkoordinasi langsung dengan camat, lurah beserta RT/RW dan LPMK untuk kesiapan sarana dan prasarana di lokasi.

"Insya Allah setiap kelurahan kita berikan tempat untuk menampung warga yang sakit. Kenapa? karena tidak boleh kalau rumahnya ini tidak memadai ketika digunakan isolasi mandiri, karena pasti menularkan ke keluarganya," kata Eri.

Eri berharap, dengan adanya RS darurat di setiap kelurahan, maka warga yang terpapar Covid-19 di lingkungan tersebut dapat segera dilakukan perawatan dan pemulihan. Di sisi lain, RS darurat ini juga dapat dimanfaatkan warga yang ingin melakukan isolasi mandiri namun kondisi rumahnya tidak layak.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2