14 Santri di Surabaya Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Klaster Bangkalan

Lukman Hakim ยท Kamis, 10 Juni 2021 - 19:54:00 WIB
14 Santri di Surabaya Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Klaster Bangkalan
Salah satu pengguna kendaraan yang melintas di Jembatan Suramadu saat dites swab antigen. (foto: MPI/Aan Haryono)

SURABAYA, iNews.id – Sebanyak 14 santri di pondok pesantren (ponpes) Surabaya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Para santri ini diduga tertular temannya yang berasal dari Kabupaten Bangkalan, Madura.

Ke-14 santri tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya. 

Penanggungjawab RSLI dr Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, ke-14 santri yang diketahui positif Covid-19 bermula dari dua santri asal Madura yang  terjaring penyekatan di Jembatan Suramadu. Keduanya lantas dites swab antigen dan hasilnya positif Covid-19. 

"Dua santri itu dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR. Kemudian Satgas Covid-19 melakukan pelacakan terhadap seluruh santri di pesantren tersebut," katanya, Kamis (10/6/2021).

Setelah terkonfirmasi positif, petugas melakukan pengembangan tracing dan swab PCR kepada semua santri pondok. Hasilnya, 14 santri dinyatakan positif Covid-19. 

Meski begitu, Nalendra tak mengungkap dari pesantren mana saja mereka berasal. "CT Value dari 14 orang tersebut berada di bawah angka 25. Untuk itu supaya menjadi perhatian khusus bagi semua pihak," ucapnya.

Dia menambahkan, sejak 6 Juni 2021, RSLI sudah menerima hasil penyekatan Suramadu maupun kiriman dari Bangkalan. Total yang sudah masuk dari klaster Madura tercatat 82 orang, terdiri atas 58 laki-laki dan 24 perempuan.

"Dari jumlah itu, ada 10 orang nilai CT valuenya antara 25-35. Sedang CT Value di bawah 25 sebanyak 65 orang," katanya. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2