get app
inews
Aa Text
Read Next : Kecelakaan Maut Truk Tangki BBM Terguling di Sorong, 2 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Pasuruan, Bocah 7 Tahun Tewas Ditabrak Minibus

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:19:00 WIB
Kecelakaan Maut di Pasuruan, Bocah 7 Tahun Tewas Ditabrak Minibus
Tangkapan layar bocah yang duduk di motor tewas ditabrak mobil yang melaju kencang di Pasuruan. (Foto: iNews)

PASURUAN, iNews.idKecelakaan maut terekam kamera CCTV di jalur menuju Gunung Bromo, tepatnya di Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (15/2/2026). Seorang bocah berusia tujuh tahun tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya dalam kondisi terparkir dihantam minibus yang melaju kencang. 

Mirisnya, kecelakaan tragis ini diduga kuat terjadi karena pengemudi minibus kurang konsentrasi lantaran sedang bermain ponsel saat berkendara. 

Suasana pagi di Desa Tebas yang semula tenang mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat korban bernama Dava Arian Nabil (7) tengah duduk santai di atas sepeda motor matik yang terparkir di tepi jalan raya. 

Saat itu, sang ibu, Maulidina Mariam, meninggalkan korban sejenak di atas motor untuk membeli sosis di sebuah toko. Namun, tanpa diduga, muncul sebuah minibus jenis Suzuki Escudo dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan tinggi. 

Minibus yang dikemudikan oleh Mohamad Muklas, warga Desa Pohgading, terlihat melaju tanpa menginjak rem sama sekali dan langsung menghantam sepeda motor korban dari arah belakang. 

Benturan keras tak terhindarkan. Tubuh bocah malang tersebut beserta sepeda motornya terpental hingga beberapa meter ke depan. Warga yang mendengar dentuman keras langsung berhamburan ke lokasi untuk memberikan pertolongan.

Sang ibu yang baru saja keluar dari toko sontak mengalami shock berat melihat anak kesayangannya sudah terkapar di aspal dalam kondisi bersimbah darah. 

"Korban sempat dievakuasi ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun sayang, luka parah di bagian kepala membuat nyawanya tidak tertolong," ujar Kepala Desa Cobanjoyo, Rohman.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut