TNBTS Pastikan Proyek Sarana Wisata Bromo Tak Ganggu Ekosistem Konservasi 

Avirista Midaada · Selasa, 14 September 2021 - 11:31:00 WIB
TNBTS Pastikan Proyek Sarana Wisata Bromo Tak Ganggu Ekosistem Konservasi 
Kawasan Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. (Foto: Antara)

MALANG, iNews.id - Proyek pembangunan sarana pendukung wisata Gunung Bromo dipastikan tidak mengganggu ekosistem konservasi. Sebab, proyek di Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang tersebut sudah sesuai dokumen zonasi konservasi kawasan taman nasional. 

Plt Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) Novita Kusuma Wardani, mengatakan, pembangunan sarana prasarana tersebut berada di zona pemanfaatan. "Dari dokumen zonasi itu, yang khusus pada zona pemanfaatan, ada desain tapak. Itu semua ada proses kajian, jadi tidak sekedar di atas kertas," ujar Novita Kusuma, Selasa (14/9/2021). 

Dia menjelaskan, wilayah TNBTS telah dibagi dalam beberapa zonasi, sehingga pemetaannya memiliki peruntukkan yang jelas. Misalnya, bagian-bagian mana saja yang masuk dalam zona pemanfaatan, termasuk zona inti kawasan taman nasional.

Novita mengatakan, pembangunan sarana pendukung wisata Bromo harus memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya pembangunan boleh dilakukan di atas lahan seluas maksimal 10 persen dari total lahan konservasi.

Diketahui, rencana pembangunan sarana prasarana di Jemplang, Kabupaten Malang tersebut akan dilakukan pada area seluas 1.800 meter persegi. Total konsesi yang telah dikantongi untuk luasan areal dua hektare.

"Untuk luas konsesi, itu dua hektare, yang boleh dibangun 10 persen, maksimal 2.000 meter persegi. Namun, berdasarkan informasi, pembangunan dilakukan di areal seluas 1.800 meter persegi. Jadi masih di bawah 10 persen," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2