Tarif Rapid Antigen Maksimal Rp250.000, Pemkot Blitar: Silakan Melapor Bila Tidak Sesuai

Solichan Arif · Rabu, 23 Desember 2020 - 08:10:00 WIB
Tarif Rapid Antigen Maksimal Rp250.000, Pemkot Blitar: Silakan Melapor Bila Tidak Sesuai
ilustrasi warga antre rapid test antigen (antara)

BLITAR, iNews.id - Tim Covid-19 Kota Blitar mempersilakan warganya melapor bila menjumpai tarif rapid test antigen melebihi ketentuan pemerintah. Pesan itu disampaikan mengantisipasi oknum yang sengaja mengambil untung di tengah kebutuhan rapid test antigen yang cukup tinggi. 

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Blitar, Didik Djumianto sesuai surat edaran menteri kesehatan, batasan tertinggi harga layanan rapid test antigen di Pulau Jawa Rp250.000. Sedangkan di luar Jawa Rp270.00. Tarif terseubt untuk merek Abbott Panbio, SD Biosensor, GenBody dan Indec. 

Biaya tersebut kata Diik, berlaku bagi warga masyarakat yang menginginkan rapid mandiri, terutama bagi mereka yang hendak menempuh perjalanan. "Dari pusat sudah dipatok. Kalau lebih tidak boleh. Masyarakat bisa komplain kalau tidak sesuai harga," ujarnya, Rabu (23/12/2020). 

Didik mengatakan, dari enam rumah sakit di Kota Blitar, baru RS Aminah yang bisa melayani rapid test antigen. Layanan yang disediakan rumah sakit swasta tersebut, kata Didik bersifat bisnis. Pihak rumah sakit atau klinik hanya diwajibkan melapor ke dinkes jika menjumpai kasus positif Covid-19. 

Sebagai langkah sosialisasi tarif rapid test antigen, dinkes juga sudah menyurati seluruh rumah sakit di Kota Blitar.  Termasuk menyertakan surat edaran kementrian kesehatan. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2