Ruangan Penuh, 7 Rumah Sakit Rujukan di Sidoarjo Tolak Layani Pasien Covid-19 Baru

Pramono Putra ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 13:39 WIB
Ruangan Penuh, 7 Rumah Sakit Rujukan di Sidoarjo Tolak Layani Pasien Covid-19 Baru
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin saat diwawancara di Sidoarjo, Jatim, Selasa (30/6/2020). (Foto: iNews/Pramono Putra)

SIDOARJO, iNews.id - Tujuh rumah sakit rujukan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), tidak akan menerima pasien baru yang positif terinfeksi Covid-19 untuk sementara, sejak Senin (29/6/2020). Kebijakan ini terpaksa diambil karena tidak ada lagi ruang isolasi khusus yang tersisa untuk merawat pasien corona.

Adapun ketujuh rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo yang kondisinya sudah kelebihan kapasitas itu, yakni RSUD Sidoarjo, RS Mitra Keluarga Waru, RS Siti Khodijah Taman, RS Anwar Medika Krian, RS Siti Hajar Sidoarjo, dan RS Pusdik Gasum Porong. Pasien Covid-19 bergejala yang datang ke rumah sakit ini akan langsung dikirim ke Surabaya, Malang, dan Madiun.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin menegaskan, penghentian layanan pasien Covid-19 baru di tujuh rumah sakit rujukan Covid-19 di Sidoarjo itu terpaksa dilakukan. Saat ini, sudah tidak ada lagi ruangan isolasi khusus dan alat yang bisa digunakan untuk perawatan pasien Covid-19 baru di tujuh rumah sakit tersebut.

"Semuanya sama penuhnya. Mungkin dalam satu minggu, kami tidak bisa menerima pasien yang baru. Pasien baru yang bergejala akan kami kirimkan ke daerah lain atau rumah sakit provinsi," kata Nur Achmad Syaifuddin yang juga Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sidoarjo tersebut.

Nur Achmad Syaifuddin mengatakan, dia telah menganalisis kondisi para pasien yang dirawat di tujuh rumah sakit itu. Seluruh pasien yang dirawat bergejala. Karena itu, seluruh ruangan isolasi khusus berikut berbagai peralatan dan tenaga medis di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Sidoarjo sudah maksimal sehingga pasien baru tidak mungkin ditambah lagi.

Sebagai solusi, saat ini Pemkab Sidoarjo masih memikirkan dan mencari tempat baru yang akan digunakan sebagai rumah sakit darurat Covid-19. Sebab, untuk pasien Covid-19 yang bergejala tidak mungkin diisolasi di hotel atau tempat isolasi biasa. Pasien Covid-19 bergejala wajib dirawat di rumah sakit yang memiliki ruang isolasi khusus.

Sementara itu, berdasakan data Dinas Kesehatan Sidoarjo, hingga kini tercatat ada 1.560 pasien warga Sidoarjo yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 241 di antaranya telah dinyatakan sembuh.

Seluruh pasien positif Covid-19 ini dirawat di tujuh rumah sakit rujukan Covid-19 di Sidoarjo. Sebagian lagi menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Surabaya.


Editor : Maria Christina