Polda Jatim Segera Terbitkan Surat DPO Tersangka Kerusuhan Papua Veronica Koman

Ihya' Ulumuddin ยท Sabtu, 07 September 2019 - 15:45 WIB
Polda Jatim Segera Terbitkan Surat DPO Tersangka Kerusuhan Papua Veronica Koman
Veronica Koman. (Foto: IST)

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur (Jatim) segera menerbitkan surat penetapan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk Veronica Koman, tersangka kerusuhan di Papua. Saat ini, polisi masih melakukan berbagai tahapan untuk menerbitkan surat DPO tersebut.

“DPO baru akan kami lakukan minggu depan. Masih ada tahapan yang kami selesaikan, jadi penetapan DPO masih dalam proses,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Sabtu (7/9/2019).

Kendati demikian, pihaknya masih menunggu iktikad baik dari Veronica untuk menyerahkan diri. “Kami juga lakukan pendekatan dengan keluarga. Sebab, yang bersangkutan ini warga Indonesia,” katanya.

Luki mengakui, menangkap tersangka di luar negeri tidak mudah. Sebab, harus ada koordinasi dengan negara setempat. Proses inilah yang kini telah diupayakan Polda Jatim bersama pihak-pihak terkait, seperti Mabes Polri, Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri.

Terkait pengembangan kasus ini, Luki juga mengaku telah memeriksa empat orang saksi lagi. Mereka terdiri atas tiga orang warga sipil dan satu saksi ahli. “Apa saja hasilnya, nanti bisa dilihat saat proses persidangan,” katanya.

Polda Jatim sebelumnya menyebutkan, Veronica Koman terlibat dalam kerusuhan Papua pada 19 Agustus lalu. Pasalnya, sehari sebelum kerusuhan Papua pecah, dia mengunggah postingan berisi seruan warga Papua untuk turun ke jalan.

Ada bukti cuitan Veronica terkait ajakan aksi yang berujung rusuh di sejumlah wilayah di Papua. “Peristiwa di Papua tanggal 18 - 19 (Agustus) sangat kuat sekali VK terlibat secara langsung. Sebab, ada postingan di medsos tanggal 17 (Agustus). Itu pas kejadian (aksi pengepungan asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan),” kata Luki.

Namun, apakah aksi kerusuhan di Papua tersebut direncanakan atau tidak, Luki belum bisa memastikan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui peran Veronica.

Veronica juga terlibat aktif dalam setiap kasus Papua. Bahkan, aktivis tersebut ada di lapangan saat Desember 2018, sembari membawa wartawan asing. Selain itu, Polda Jatim menyebutkan di sejumlah file juga banyak ditemukan bukti keterlibatan Veronica.


Editor : Maria Christina