get app
inews
Aa Text
Read Next : Abaikan Imbauan Pemerintah, Biro Umrah di Blora Tetap Berangkatkan 33 Jemaah

Tiba di Bandara Juanda, Begini Cerita Pedagang Tempe Pulang Umrah di Tengah Perang AS vs Iran

Senin, 02 Maret 2026 - 19:18:00 WIB
Tiba di Bandara Juanda, Begini Cerita Pedagang Tempe Pulang Umrah di Tengah Perang AS vs Iran
Jemaah unrah tiba di Bandara Juanda Sidoarjo di tengah perang AS-Israel melawan Iran. (Goto: iNews)

SIDOARJO, iNews.id – Ratusan jemaah umrah mendarat dengan selamat di Bandara Juanda, Sidoarjo, Senin (2/3/2026). Mereka terbang dari Jeddah di tengah memanasnya konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah. 

Pantauan di lokasi, aktivitas penerbangan umrah di Bandara Internasional Juanda, Surabaya terpantau tetap normal. Keberangkatan jemaah baru pun terus mengalir.

Rombongan jemaah umrah tetap terlihat memadati area keberangkatan internasional. Seolah tidak terpengaruh dengan imbauan penundaan dari kementerian terkait, para jemaah ini tetap memilih berangkat sesuai jadwal menggunakan penerbangan langsung (direct) menuju Jeddah.

Salah satu jemaah asal Blora, Jawa Tengah, Tuminah (49), yang baru saja tiba dari Tanah Suci mengungkapkan rasa syukurnya. Penjual tempe ini mengaku proses ibadah hingga perjalanan pulang kembali ke tanah air berjalan tanpa kendala berarti.

"Ya alhamdulillah, penerbangan aman-aman saja. Perang yang terjadi di sana tidak berpengaruh pada kegiatan ibadah kami, meski rasa khawatir itu tetap ada," ujar Tuminah saat ditemui di pintu kedatangan internasional.

Di sisi lain, pihak biro travel umrah menyatakan posisi sulit untuk menunda keberangkatan. Genta Imam Sanjaya, salah satu pengelola biro travel, menjelaskan bahwa persiapan keberangkatan rata-rata sudah mencapai 100 persen sehingga tidak memungkinkan untuk dijadwal ulang secara mendadak.

"Penerbangan langsung, gak ada masalah. Seluruh dana jemaah sudah disetorkan untuk biaya pesawat, hotel, dan akomodasi selama di Tanah Suci. Dana tersebut tidak bisa dikembalikan atau di-reschedule," kata Genta.

Meski tetap memberangkatkan jemaah, pihak travel menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah secara ketat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut