Kisah Pertarungan Sengit Ranggalawe dengan Pasukan Majapahit di Sungai Tambak Beras

Avirista Midaada ยท Selasa, 27 September 2022 - 08:51:00 WIB
Kisah Pertarungan Sengit Ranggalawe dengan Pasukan Majapahit di Sungai Tambak Beras
ilustrasi Ranggalawe (foto: Kimranggalawe/ist).

SURABAYA, iNews.id - Kekalahan Majapahit dari Ranggalawe membuat sang raja Dyah Wijaya atau Raden Wijaya marah. Bahkan, dia bersumpah akan menghancurkan Kotapraja Majapahit sendiri bila tak berhasil menaklukkan Ranggalawe. 

Dyah Wijaya dan pasukannya langsung kembali menyusun strategi menyerang Tuban. Dikisahkan dalam buku "Hitam Putih Kekuasaan Raja-Raja Jawa Intrik, Konspirasi Perebutan Harta, Tahta, dan Wanita" tulisan Sri Wintala Achmad, pertempuran antara pasukan Majapahit dan Tuban tak terhindarkan. 

Guna menghindari banyak korban dan menyadari kekuatan Tuban, Lembu Sora meminta izin kepada Raden Wijaya untuk menghadapi Ranggalawe, dia pun lantas mengizinkannya

Konon, Ranggalawe akhirnya dikepung dari tiga arah, Mahisa Nabrang dari timur, Gagak Sarkara dari barat, dan Majang Mekar menyerbu dari arah utara. Pertempuran sengit terjadi di arah timur antara pasukan Ranggalawe dengan pasukan Majapahit yang dipimpin oleh Mahisa Sabrang. 

Kuda Mahisa Nabrang berhasil dilumpuhkan oleh Ranggalawe. Namun penunggangnya berhasil menyelamatkan diri. Hari selanjutnya, Mahisa Nabrang yang giliran melawan Ranggalawe. Perang itu berlangsung di seberang Sungai Tambak Beras.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: