get app
inews
Aa Text
Read Next : Terus Merugi akibat Harga Kedelai Mahal, Puluhan Produsen Tahu di Purbalingga Gulung Tikar

Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Tuban Terpaksa Perkecil Ukuran hingga 10 Persen 

Kamis, 17 Februari 2022 - 09:01:00 WIB
Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Tuban Terpaksa Perkecil Ukuran hingga 10 Persen 
Purwanti, perajin tempe tradisional di Tuban tetap bertahan meski harga kedelai impor mahal, Kamis (17/2/2022). (Foto: iNews.id/Pipiet Wibawanto).

Karena itu dia harus memutar otak agar produksi tetap jalan. "Sekarang agak berat, sebab kedelai mahal. Jadi terpaksa ukurannya dikecilkan. Kalau menaikkan harga, takut pelanggan pergi," katanya, Kamis (17/2/2022). 

Purwanti mengataan dalam sehari dia biasanya memproduksi tempe sebanyak 90 kilogram sampai 100 kilogram. Dia brsyukur, sebab tempe yang diproduksi selalu habis terjual. 

Sementara itu, perajin tempe lainnya, Muhammad Irfan mengatakan, pihaknya selalu menggantungkan bahan baku kedelai impor karena kualitasnya lebih bagus di banding kedelai lokal. "Kedelai lokal susah dicari, harganya juga lebih mahal. Selain itu cepat matang untuk tempe," katanya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut