Kasus Prostitusi Tempat Karaoke di Blitar, Waiter Kafe R3 Jadi Tersangka

Lukman Hakim ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 15:07 WIB
Kasus Prostitusi Tempat Karaoke di Blitar, Waiter Kafe R3 Jadi Tersangka
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Foto: SINDOnews/Lukman Hakim)

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur (Jatim) menetapkan Dicky, seorang waiter atau pelayan di kafe dan karaoke R3 Cafe di Kota Blitar sebagai tersangka kasus dugaan prostitusi. Tersangka diduga menawarkan Ladies Companion (LC) atau pemandu lagu untuk layanan esek-esek di dalam ruangan tempat karaoke.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ada 19 orang yang diamankan saat penggerebekan pada Kamis (25/6/2020). Dari 19 orang yang diamankan, rinciannya ada 12 LC, seorang tamu, seorang kasir, empat waiters, dan satu sekuriti.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti celana dalam dan bra wanita, kondom bekas pakai hingga uang sebesar Rp1.845.000 dari kasir.

“Kami tetapkan tersangka berinisial D. Pekerjannya waiter pada R3 kafe yang digeledah oleh penyidik Polda Jatim,” kata Truno di Mapolda Jatim, Selasa (30/6/2020).

Pengungkapan kasus ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim dan Polresta Blitar. Penggerebekan berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan, R3 kafe diduga sebagai tempat pelacuran perempuan.

Saat penggerebekan, polisi juga menemukan seorang tamu melakukan hubungan asusila bersama LC di dalam ruang karaoke. “Untuk tarif antara Rp800.000 hingga 1 juta,” kata Truno.

Tersangka dikenakan Pasal 298 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP. Ancaman hukumannya maksimum satu tahun empat. Namun, tersangka yang berdomisili di Blitar tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.

“Untuk tempat karaokenya (ditutup atau tidak) akan kami koordinasikan dengan polres untuk ke pemda,” ujar Truno.


Editor : Maria Christina