get app
inews
Aa Text
Read Next : Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Tiri Siksa Anak hingga Tewas di Sukabumi Terancam 15 Tahun Bui

Terungkap! Ibu-Anak Tewas Terbakar di Eks Asrama Polisi Jombang Warga asal Nganjuk

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:42:00 WIB
Terungkap! Ibu-Anak Tewas Terbakar di Eks Asrama Polisi Jombang Warga asal Nganjuk
Polisi olah TKP di lokasi penemuan jasad ibu dan anak yang tewas terbakar di eks asrama polisi Desa Rejoagung, Jombang. (Foto: iNews TV)

JOMBANG, iNews.id - Identitas ibu dan anak yang ditemukan tewas terbakar di eks asrama polisi Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, akhirnya terungkap. Keduanya diketahui merupakan warga Kabupaten Nganjuk.

Korban teridentifikasi sebagai SK (35) dan anaknya NC (6), warga Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Kepastian identitas diperoleh setelah penyelidikan intensif serta pengenalan barang milik korban oleh pihak keluarga.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan proses identifikasi tidak bisa dilakukan melalui sidik jari karena kondisi jasad yang rusak.

"Belum bisa sidik jari karena jari korban sudah rusak. Kami akan lanjutkan dengan tes DNA," ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Menurut dia, dugaan identitas menguat setelah suami korban mengenali sepeda motor yang ditemukan di lokasi kejadian. Kepemilikan kendaraan dibuktikan melalui surat-surat resmi.

"Di lokasi ditemukan motor yang dikenali suami korban, dibuktikan dengan kepemilikan surat. Suami juga mengenali pakaian yang dikenali korban," katanya.

Penemuan jasad ibu dan anak itu sempat menggegerkan warga Jombang. Saat ditemukan, kondisi keduanya sangat mengenaskan, tanpa busana dan tubuh hangus terbakar di puing bangunan bekas asrama polisi.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu botol berisi bahan bakar minyak (BBM), satu botol cairan pembersih lantai, serta sepeda motor milik korban.

AKP Dimas menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan autopsi, tidak ditemukan tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban.

"Hasil penyelidikan tidak ditemukan tanda kekerasan benda tumpul atau benda tajam. Kematian disebabkan mati lemas karena menghirup asap dan luka bakar di area kulit," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut