10 Tahun Beraksi, 2 Karyawan Ini Bobol ATM di Malang Raya hingga Rp0,5 Miliar 

Avirista Midaada · Jumat, 17 September 2021 - 13:43:00 WIB
10 Tahun Beraksi, 2 Karyawan Ini Bobol ATM di Malang Raya hingga Rp0,5 Miliar 
Dua pelaku pembobol ATM di wilayah Malang Raya diamankan Polresta Malang Kota, Jumat (17/9/2021). (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Satreskrim Polresta Malang menangkap dua sindikat pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah Malang Raya. Kedua pelaku merupakan karyawan venor ATM, masing-masing Ian alias Toyib (33) warga Kecamatan Pagak dan AP (29) warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

Kasus pembobolan ATM ini terungkap setelah salah satu vendor ATM curiga adanya pencurian uang. Polisi akhirnya ikut turun melakukan penyelidikan dan melakukan audit di internal vendor ATM tersebut.

"Kami terima laporan 26 Agustus 2021. Lalu dilakukan penyelidikan. Bedasarkan hasil audit dan analisa kami terkait CCTV dan hal-hal lain, kami menyatakan ada satu pelaku yang kami duga pelaku pencurian tersebut," kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo, Jumat (17/9/2021).

Tinton mengatakan dari hasil penyelidikan, pihaknya berhasil menangkap AP di rumahnya. Setelah dikembangkan terdapat satu pelaku yang teridentifikasi atas nama Ian alias Toyib.

"Pelaku AP kami kami amankan di rumahnya di Wagir, pada 31 Agustus 2021. Sementara tersangka Ian alias Toyib yang melarikan diri dan menjadi daftar pencarian orang (DPO) tertangkap di Kabupaten Mojokerto. Tersangka AF alias Ian ini otak utama dari pembobolan ATM," katanya.

Khusus untuk tersangka Ian, polisi terpaksa menghadiahi tembakan di kakinya karena berusaha melarikan diri saat diamankan di Mojokerto. "Sesuai prosedur kita berikan peringatan dan dilumpuhkan," tuturnya.

Tinton menerangkan, berdasarkan interogasi keduanya leluasa mengambil uang karena merupakan pegawai dari vendor ATM dan mengetahui jadwal pengisian ATM, yang dilakukan rekannya di vendor tempatnya bekerja. Keduanya mengetahui titik ATM yang telah terisi. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: