Videonya Viral karena Usir Utusan Dispora, Wali Kota Kediri: Saya Tersinggung 

Afnan Subagio · Rabu, 04 Desember 2019 - 16:39 WIB
Videonya Viral karena Usir Utusan Dispora, Wali Kota Kediri: Saya Tersinggung 
Wali Kota KediriAbdullah Abu Bakar. (Foto: iNews/Afnan Subagio)

KEDIRI, iNews.id – Video Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengusir utusan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dipora) yang semula diduga dari KONI Jawa Timur viral di media sosial.

Pengusiran tersebut terjadi saat keluarga atlet senam artistik Shalfa Avrila Siani yang dipulangkan paksa karena dituduh tidak perawan bertemu dengan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di rumah dinasnya.

Pada saat pertemuan tersebut rombongan KONI bersama Dispora Jatim juga akan menemui keluarga Shalfa. Mereka pun dipersilakan bertemu di rumah dinas wali kota.

Saat pertemuan tersebut, Abdullah Abu Bakar merasa tersinggung dengan ucapan utusan Dispora Jatim karena utusan tersebut menyatakan Shalfa dipulangkan karena soal kegadisan di hadapan pelatihnya.

“Saya mengusir orang berbaju putih dalam video viral tersebut karena tersinggung dengan ucapan bahwa atlet Shalfa tidak virgin di hadapan keluarga dan Shalfa. Ini soal harga diri, sudah tidak sewajarnya mengatakan hal seperti itu. Setelah kejadian itu, saya lanjut diskusi lagi dengan KONI,” kata Abdullah Abu Bakar, Rabu (4/12/2019).

BACA JUGA:

Dituduh Tak Perawan, Atlet Senam SEA Games 2019 asal Kediri Dipulangkan Paksa 

Desak Pelatih Senam Shalfa Minta Maaf, Khofifah: Kode Etik Harus Ditegakkan

Abdullah Abu Bakar menilai ucapan tersebut dianggap melanggar hak asasi manusia (HAM) dan tidak ada hubunganya dengan prestasi seseorang. Namun jika kepulangan Shalfa karena alasan kedisiplinan bisa diterima lantaran hasil tes menunjukkan Shalfa masih gadis.

Pemulangannya pun seharusnya dilakukan dengan baik agar tidak mengganggu kejiwaan Shalfa.“Tapi ini kan nggak. Mbak Shalfa divonis seperti itu (tidak perawan). Jangan sapai kasus ini kembali terjadi di Indonesia. Kalau tidak mau atlet kami dari Kediri ya nggak apa-apa, tapi caranya yang baik,” ucapnya.

Wali Kota menambahkan, Pemkot Kediri akan melakukan pendampingan psikologis untuk memulihkan kondisi psikis Shalfa. Sehingga, kepercayaan dirinya bisa bangkit kembali.

Video Wali Kota Kediri mengusir utusan Dispora Jatim itu terjadi, Minggu (1/12/2019) setelah menggelar jumpa pers dengan wartawan. Dalam video yang diunggah @infokediriraya, tampak Wali Kota mengusir pria berbaju putih utusan Dispora. "Jangan boleh ada di sini dia. Suruh pulang dia," ucap wali kota.

Kuasa hukum Shalfa, Imam Mikhlas pun ikut mengumpat pria tersebut. "Sampean datang baik-baik atas nama Bu Khofifah, tapi sampean ngomong seperti itu," ucapnya.

Diketahui, Shalfa Avrila Siani, atlet SEA Games 2019 dari cabang olahraga senam lantai asal Kota Kediri, Jawa Timur dipulangkan paksa oleh tim kepelatihan karena dituduh sudah tidak perawan.

Tuduhan tim kepelatihan itu sontak mengagetkan keluarga Shalfa. Mereka pun memeriksakan Shalfa ke rumah sakit untuk membuktikan tuduhan itu. Hasilnya, tuduhan tidak perawan tidak terbukti.


Editor : Kastolani Marzuki