Transisi New Normal, Kepala Daerah di Surabaya Raya Sepakat Tangani Covid-19 Bersama  

Ihya Ulumuddin · Kamis, 11 Juni 2020 - 20:01 WIB
Transisi New Normal, Kepala Daerah di Surabaya Raya Sepakat Tangani Covid-19 Bersama  
Dari Kiri, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Plt Bupati Sidoarjo Ahmad Nur Syaifudin, dan Bupati Gresik Sambari Halim.

SURABAYA, iNews.id - Masa transisi menuju tatanan normal baru (new normal) resmi diberlakukan di Surabaya Raya. Masa transisi ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 11 hingga 25 Juni mendatang.

Tiga kepala daerah telah mengeluarkan regulasi penerapan masa transisi ini, antara lain Peraturan Wali Kota (Perwali) No 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19 Kota Surabaya untuk Kota Surabaya.

Sementara Kabupaten Sidoarjo berupa Peraturan Bupati (Perbup) No 44 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pola Hidup Masyarakat pada Masa Transisi Menuju Masyarakat yang Sehat, Disiplin, dan Produktif di Tengah Pandemi Covid-19.

Sedangkan Kabupaten Gersik menerbitkan Perbup No 22 Tahun 2020 tentang Pedoman Masa Transisi Menuju Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19.

Selain regulasi tersebut, ketiga kepala daerah di Surabaya Raya juga menandatangani komitmen bersama pencegahan dan penanganan Covid-19.

Komitmen bersama ini ditandatangani Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Plt, Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan disaksikan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).

“Ini akan menjadi komitmen kita bersama untuk saling berbenah memperbaiki seluruh sistem layanan kesehatan kita semua,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan, Kamis (11/6/2020).

Menurut Khofifah, dua peraturan bupati dan satu peraturan wali kota di Surabaya Raya akan menjadi panduan pedoman dan referensi saat transisi menuju  tatanan normal yang baru  yang akan disiapkan masing-masing daerah dengan berbagai protokol.

“Ini bagian komitmen kita bersama untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Komitmen yang kuat dari pemimpin yang kuat. Kita akan memberikan layanan terbaik untuk meningkatkan penyembuhan, menurunkan kematian, dan memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Forkopimda Jatim yang telah memberikan kesempatan kepada Kota Surabaya untuk bisa menjalankan protokol kesehatan, selain menjalankan roda perekonomian.

“Tugas ini tidak mudah, tapi terpaksa harus kami lakukan mengingat beberapa warga kami harus melaksanakan atau melanjutkan kehidupan mereka untuk mencari nafkah,” ujarnya.


Editor : Ihya Ulumuddin