Tingkat Penularan Covid-19 di Kota Surabaya Tertinggi di Jatim

Ihya Ulumuddin ยท Kamis, 11 Juni 2020 - 12:50:00 WIB
Tingkat Penularan Covid-19 di Kota Surabaya Tertinggi di Jatim
Koordinator Tim Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Tingkat penularan atau rate of transmission Covid-19 di Kota Surabaya masih cukup tinggi, mencapai 1,1. Sedangkan di Surabaya Raya, meliputi Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik 1,2.

Menurut Koordinator Tim Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi, angka penularan tersebut jauh di atas tingkat penularan Jawa Timur yang berada di kisaran 0,86 persen.

“Artinya, laju penambahan pasien Covid-19 di Surabaya masih terjadi. Minggu depan pasti akan tambah. Sebab, dari satu (tingkat penularannya),” kata Joni, Kamis (11/6/2020).

Joni mengakui, selama ini laju pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Surabaya terbanyak. Hampir separuh dari total jumlah kasus Covid-19 se-Jatim berada di Surabaya. Bila di rata-ratakan per pekan sebesar 49,6 persen.

Surabaya Raya, kata Joni, lebih tinggi lagi jumlah tambahan pasien Covid-19 yang terkonfirmasi, yakni sebesar 59,8 persen. “Makanya mari kita berdoa agar kasus di Surabaya berakhir. Kalau berakhir, separuh masalah Covid-19 di Jatim berhenti,” ujarnya.

Selain tingkat penularan yang masih cukup tinggi di Jatim, Joni juga menyebutkan attack rate atau jumlah warga yang terkonfirmasi positif per seratus ribu penduduk di Surabaya besar sekali, sebesar 107,6 persen. Sedangkan Surabaya Raya mencapai 68,9 persen.

“Untuk Jatim dengan 39 juta penduduk, attack rate hanya 14,57 persen,” katanya.

Merujuk persentase itu, Joni mengingatkan masyarakat Surabaya Raya untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Per hari ini misalnya, Surabaya kembali menyumbang pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 188 orang. Terbanyak dari total tambahan keseluruhan se-Jatim yang mencapai 304 pasien.

Sementara untuk dua daerah di Surabaya Raya lainnya, yakni Sidoarjo bertambah 24 orang, dan Gresik sembilan pasien.
Surabaya juga menyumbang pasien baru yang terkonfirmasi sembuh dengan 37 orang, dan Sidoarjo 22 pasien. Sedangkan, yang meninggal dunia enam orang, Gresik empat pasien, dan Sidoarjo empat orang.

Editor : Ihya Ulumuddin