Terjaring Razia Masker, Pengendara Motor di Surabaya Tak Terima hingga Adu Mulut

Yudha Prawira ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 11:57 WIB
Terjaring Razia Masker, Pengendara Motor di Surabaya Tak Terima hingga Adu Mulut
Petugas Satpol PP Surabaya saat memberikan pengertian kepada pengendara motor agar memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. (Foto: iNews/Yudha Bahar)

SURABAYA, iNews.id - Sejumlah pengendara motor tak mengenakan masker terjaring razia petugas gabungan di kawasan Jalan Raya Bogen Surabaya, Minggu (2/8/2020) pagi. Mereka diberhentikan untuk diberikan sanksi dan teguran.

Beberapa ada yang menerima dan menyadari kesalahan, namun tak sedikit yang melawan hingga adu mulut dengan petugas. salah satunya, Arifin, pengendara motor yang tidak terima dihentikan petugas Satpol PP.

Saat diminta untuk menepi, warga Jalan Ambengan ini coba menolak dan tak mau mematikan kendaraannya. Ternyata cara ini hanya akal-akalan dia agar terhindar dari pemeriksaan dengan berpura-pura motor mogok.

Kendati demikian petugas tetap menindaknya. Namun respons warga ini justru tak terima hingga terjadi perdebatan. Dia beralasan ada keluarga yang sakit sehingga terburu-buru dan tak memakai masker.

"Saya ini ada telepon keluarga sakit jadi terburu-buru. Kalau saya dihentikan seperti ini, mau tanggungjawab enggak kalau ada apa-apa dengan keluarga saya,” kata Arifin yang memakai masker namun hanya dicantol di telinga.

Setelah diberikan pengertian, Arifin diberikan sanksi untuk membacakan Pancasila. Dia akhirnya menurut, meski tampak kesal. Setelah itu petugas memberikannya hadian sebuah masker.

Selain Arifin, petugas gabungan juga menindak sejumlah pengendara motor lainnya karena tidak mengenakan masker dengan hukuman push up hingga membaca ikrar janji pakai masker

“Operasi gabungan razia masker ini sengaja digelar untuk menindaklanjuti Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 33 Tahun 2020, serta membiasakan masyarakat memakai masker setiap beraktivitas di luar rumah,” kata Lurah Ploso Bambang Pontjo Mulyanto.


Editor : Donald Karouw