Tempat Wisata Dibuka, Ini Pesan Penting untuk Pengelola dan Disbudpar Jatim 

Ihya Ulumuddin · Minggu, 12 September 2021 - 15:35:00 WIB
Tempat Wisata Dibuka, Ini Pesan Penting untuk Pengelola dan Disbudpar Jatim 
Anggota Komisi B DPRD Jatim Agatha Retnosari.

SURABAYA, iNews.id - Komisi B DPRD Jawa Timur (Jatim) menyambut positif uji coba pembukaan tempat wisata di Jatim. Mereka optimistis beroperasinya tempat wisata akan memulihkan perekonomian di Jatim yang terpuruk akibat pandemi.

Meski begitu, mereka berharap Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim harus melakukan persiapan matang, terutama menyangkut aturan protokol kesehatan berbasis CHSE (Clean, Health, Safety and Enviroment) yang diprogramkan Kemenparekraf. Tujuannya agar kasus Covid-19 bisa tetap diminimalisasi.

"Sektor wisata sangat terpukul sejak pandemi, termasuk saat PPKM. Maka uji coba ini penting untuk menggairahkan kembali sektor wisata di Jatim," kata Anggota Komisi B DPRD Jatim Agatha Retnosari, Minggu (12/9/2021).

Agatha mengatakan, protokol kesehatan berbasis CHSE harus dipahami betul oleh pelaku pariwisata dan masyarakat, sebelum tempat wisata beroperasi. Karenanya, sosialisasi harus gencar dilakukan. "Program CHSE ini harus disampaikan ke kota kabupaten se-Jatim, juga masyarakat luas. Kalau tidak, Jatim akan kehilangan momentum untuk menggerakkan ekonomi pariwisata," kata politisi PDI Perjuangan ini. 

Agatha mengatakan, saat ini Kemenparekraf  sudah menyosialisasikan CHSE ke para dubes dan masyarakat. Kegiatan tersebut harus ditindaklanjuti oleh daerah, khususnya daerah wisata untuk melakukan sertifikasi CHSE.

"Bagaimana mungkin sektor ini bisa bergerak di daerah, jika tidak banyak pelaku usaha pariwisata dan wisatawan yang tahu tentang program CHSE ini. Saat ini sertifikasi CHSE penting untuk menarik wisatawan. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: