Tangis Keluarga Korban KM Santika yang Terbakar di Perairan Masalembu Sumenep

Nur Syafei ยท Sabtu, 24 Agustus 2019 - 00:38 WIB
Tangis Keluarga Korban KM Santika yang Terbakar di Perairan Masalembu Sumenep
Siti Rohimah menangis di Posko Terpadu Korban KM Santika Nusantara kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Foto: iNews.id/Nur Syafei)

SURABAYA, iNews.id – Sambil menangis, Siti Rohimah, warga Pacar Keling Surabaya, tergopoh-gopoh mendatangi posko korban Kapal Motor (KM) Santika Nusantara di Terminal Gapura Surya Tanjung Perak, Surabaya.

Kedatangan Siti untuk menanyakan kondisi enam anggota keluarganya yang menumpang kapal nahas yang terbakar di perairan Masalembu, Sumenep, Madura pada Kamis (22/8/2019) malam.

Kepanikan Siti semakin menjadi lantaran hingga malam ini keenam anggota keluarganya belum diketahui keberadaan maupun nasibnya.

Siti mengaku ada enam anggota keluarganya yang menumpang KM Santika Nusantara. Mereka atas nama Joko, asal Bangkalan, Madura dan lima kerabat lainnya.

“Saya cuman lihat di tv. Itu kapal yang ditumpangi adikmu kebakaran. Sampai saat ini saya belum tahu bagaimana nasib mereka,” katanya, Jumat (23/8/2019).

Siti berharap enam orang kerabatnya  selamat dalam musibah kebakaran KM Santika Nusantara dan  bisa kembali berkumpul dengan keluarga besarnya di Madura.

Hingga malam ini, posko terpadu penanganan korban KM Santika Nusantara sudah menerima 20 laporan dari keluarga korban.

Diketahui, KM Santika Nusantara rute Surabaya-Balikpapan terbakar di perairan Masalembu, Sumenep, Kamis (22/8/2019), sekitar pukul 20.45 WIB. Sebanyak 111 penumpang berhasil diselamatkan. Terdiri dari 100 penumpang dewasa, enam anak-anak dan 5 bayi.


Editor : Kastolani Marzuki