get app
inews
Aa Text
Read Next : Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ditutup Buntut Kasus Kiai Cabul, Begini Nasib 252 Santri

Tangani Covid-19 Klaster Ponpes Blokagung, Ini Tindakan Pemprov Jatim

Selasa, 01 September 2020 - 15:09:00 WIB
Tangani Covid-19 Klaster Ponpes Blokagung, Ini Tindakan Pemprov Jatim
Petugas medis bersiaga di kompleks Ponpes Darussalam Blokagung Banyuwangi. (iNews.id/Eris Utomo)

SURABAYA, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) bergerak cepat menangani kasus Covid-19 klaster Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Banyuwangi. Selain isolasi dan perawatan pasien, Pemprov Jatim juga telah memenuhi kebutuhan logistik untuk 6.000 santri.

Koordinator Tim Tracing Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Jatim dr Kohar Hari Santoso mengatakan, selain memisahkan santri positif Covid-19, seluruh santri juga diisolasi selama 14 hari ke depan. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan kepada warga sekitar.

“Karena awal persentase positivity ratenya tinggi, maka harus dilakukan isolasi blokade selama 14 hari. Ini untuk mencegah penularan di luar lingkungan pondok,” kata Kohar di Gedung Negara Grahadi, Selasa (1/9/2020).

Kohar mengatakan, seluruh kebutuhan logistik selama masa isolasi akan ditanggung pemerintah. “Kemarin Pak Sekdaprov (Heru Tjahjono) sudah ke sana melakukan koordinasi tentang dapur umum, blokade, dan pemeriksaan sudah dilakukan pada seluruh warga pondok,” ujarnya.

Kohar mengatakan, sejauh ini, sekitar 4.800 santri telah dites swab atau polymerase chain reaction (PCR). Hasilnya diprediksi keluar dua hingga tiga hari ke depan. Sambil menunggu hasil tersebut, Tim Satgas Covid-19 Jatim telah menyediakan ruang khusus isolasi untuk memisahkan santri yang positif. “Yang positif akan kita pisahkan,” katanya.

Kohar mengatakan, untuk santri yang punya komorbit atau penyakit bawaan akan dipisahkan. Sedangkan santri relatif muda, yakni jenjang SMA dan SMK yang positif tanpa gejala disediakan ruang sendiri.

“Santri relatif muda SMP-SMA terpapar dalam kondisi yang sehat tanpa gejala,” tuturnya.

Menurut Kohar, saat ini seluruh santri telah diisolasi dengan pemantauan kesehatan secara ketat. Isolasi tersebut disertai menyediakan makanan dan vitamin penunjang untuk memulihkan kondisinya. “Mereka dilakukan isolasi dengan pemantauan kesehatan. Apakah gejalanya tampak atau tidak. Semuanya didukung makanan dan vitamin,” katanya.

Diketahui, ratusan santri Ponpes Darussalam Blokagung, Banyuwangi positif Covid-19. Hasil tersebut diketahui tes swab terhadap ribuan santri pondok pesantren. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah, sebab tes swab untuk para santri masih terus berlangsung.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut