get app
inews
Aa Text
Read Next : Mayat Misterius Ditemukan di Lahan Kosong Prambon Sidoarjo

Tragis! Satpam di Surabaya Tewas Dibunuh, HP Diambil Motor dan Dompet Dibiarkan

Senin, 11 Mei 2026 - 15:17:00 WIB
Tragis! Satpam di Surabaya Tewas Dibunuh, HP Diambil Motor dan Dompet Dibiarkan
Satpam di Surabaya tewas bersimbah darah di pos keamanan Sukomanunggal dengan enam luka tusuk. Pelaku diduga hanya mengambil handphone korban. (Foto: iNews TV/SONY HERMAWAN)

SURABAYA, iNews.id - Seorang satpam bernama Deky (34), warga Pesapen Krembangan, Kota Surabaya, ditemukan tewas bersimbah darah di pos keamanan sebuah kantor kosong di kawasan Sukomanunggal Jaya, Senin dini hari (11/5/2026). Korban mengalami enam luka tusuk di sejumlah bagian tubuh diduga akibat dibunuh secara brutal.

Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak tidak bernyawa di dalam pos penjagaan. Lokasi kejadian berada di area kantor yang disebut sudah bertahun-tahun tidak berpenghuni.

Suasana mencekam menyelimuti lokasi saat jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan sesama satpam. Saksi curiga karena lampu kantor masih menyala hingga pagi hari.

Padahal, sesuai prosedur operasional, seluruh lampu di area kantor seharusnya sudah dimatikan sekitar pukul 05.00 WIB. Kecurigaan itu membuat saksi mencari keberadaan korban.

Saksi sempat mendatangi musala kecil di area kantor karena korban dikenal rajin beribadah. Namun korban tidak ditemukan di lokasi tersebut.

Saat menuju pos keamanan, saksi melihat adanya ceceran darah di depan pos. Ketika diperiksa lebih lanjut, korban ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami enam luka tusuk di bagian leher, dada, perut, punggung, lengan dan siku. Polisi menduga korban sempat memberikan perlawanan sebelum akhirnya tewas.

Kapolsek Sukomanunggal Surabaya Kompol Akhyar mengatakan dugaan adanya perlawanan terlihat dari luka yang ditemukan di tubuh korban.

“Kalau dari luka korban, kelihatannya ada perlawanan karena korban mendapat luka di leher dan dada. Yang diambil hanya handphone. Dompet, uang, STNK dan motornya masih ada," ujarnya, Senin (11/5/2026).

Meski terjadi pembunuhan sadis, pelaku diduga hanya membawa kabur handphone pribadi milik korban. Sementara dompet berisi uang, STNK hingga sepeda motor korban masih berada utuh di lokasi kejadian.

Polisi juga belum menemukan senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Tim Inafis telah menyisir area sekitar pos keamanan, termasuk semak-semak dan bagian atas genting dalam radius sekitar 10 meter.

Namun hingga kini, pencarian senjata tajam tersebut belum membuahkan hasil. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan.

Sedikitnya lima orang saksi sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Mereka terdiri atas rekan sesama satpam dan pelapor pertama yang menemukan jasad korban.

Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk menjalani autopsi. Hasil autopsi nantinya akan digunakan untuk mendukung proses penyelidikan.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif di balik pembunuhan misterius tersebut. Aparat juga mendalami kemungkinan adanya informasi penting di dalam handphone korban yang diduga menjadi target utama pelaku.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut