Tanam Sayur Hidroponik, 10 Kampung di Surabaya Raih Penghargaan Proklim dari KLHK

Aan Haryono · Kamis, 25 November 2021 - 19:16:00 WIB
Tanam Sayur Hidroponik, 10 Kampung di Surabaya Raih Penghargaan Proklim dari KLHK
Kepala Dinas KLH Kota Surabaya Suharto Wardoyo (tengah) memanen sayur hidroponik, Kamis (25/11/2021). (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Sebanyak 10 kampung di Surabaya mendapatkan penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Penghargaan ini diraih karen ke-10 kampung tersebut sukses membudidayakan sayur didroponik.  

“Alhamdulillah hari ini saya bisa berkunjung kembali ke sini sekaligus panen sayur hidroponik, karena memang di sini banyak budidaya sayur dengan hidroponik,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Suharto Wardoyo saat panen sayur hidroponik di KWT Dorang Cinta itu, Kamis (25/11/2021).

Anang, panggilan akrabnya, mengaku bersyukur karena 10 kampung di Surabaya berhasil mendapatkan penghargaan Proklim. Bahkan Kelompom Wanita Tani (KWT) Dorang Cinta itu berhasil mendapatkan penghargaan Proklim Utama.

"Tentunya tempat ini bisa dijadikan percontohan bagi RW-RW lainnya di Kota Surabaya. Saat ini sudah banyak yang juga studi banding ke Surabaya, ke RW-RW yang mendapatkan penghargaan Proklim ini," katanya, Kamis (25/11/2021).

Anang juga memastikan bahwa pekarangan pangan lestasi semacam ini merupakan sinergi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemkot Surabaya, dan partisipasi aktif dari masyarakat dalam mengembangkan ekosistem lingkungan sekitarnya. "Tentunya kami di pemkot akan terus mendorong terciptanya kampung-kampung semacam ini," katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pangan DKPP Kota Surabaya Evi Darmayanti menjelaskan bahwa di Kota Surabaya ada lima Kelompok Wanita Tani dan satu Kelompok Tani yang dibina langsung oleh DKPP Kota Surabaya. Salah satu KWT itu adalah Dorang Cinta yang secara intensif didampingi oleh DKPP Surabaya.

"Nah, di Dorang Cinta ini ada 30 anggota yang aktif dan semuanya wanita. Mereka sangat semangat dalam bertani, menanam sayur mayur di samping Balai RW-nya," kata Evi.

Dia juga memastikan bahwa DKPP mendampingi mulai awal hingga akhir, yaitu mulai membangun tempat KWT Dorang Cinta, menanam sayur mayurnya dengan hidroponik, dan tanaman lainnya. "Bahkan, kita juga dampingi mulai kapan harus disiram, dipupuk hingga boleh dipanen. Jadi, mulai awal hingga akhir," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: