Tambah 10, Jatim Miliki 85 Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid-19

Ihya Ulumuddin · Jumat, 10 April 2020 - 14:29 WIB
Tambah 10, Jatim Miliki 85 Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid-19
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id - Rumah sakit (RS) rujukan untuk penanganan Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) bertambah 10 menjadi 85 lokasi. Bertambahnya jumlah RS ini disusul dengan jumlah layanan bed, ruang isolasi dan juga ruang observasi pasien corona.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, rumah sakit rujukan ini mengajukan diri dan tersebar di seluruh Jatim. “Dari 85 rumah sakit rujukan ini, per hari ini ada 2.499 total ruang isolasi dan ruang observasi di rumah sakit,” kata Khofifah, Jumat (10/4/2020).

Sebanyak 2.499 ruang isolasi rumah sakit tersebut terdiri atas 61 ruang isolasi bertekanan negatif dengan ventilator, 256 ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator, 533 ruang isolasi tanpa tekanan negatif, 699 ruang pengembangan ruang isolasi tekanan negatif, serta 950 ruang observasi.

“Dengan begitu total bed kita baik yang isolasi, maupun non isolasi di 85 rumah sakit rujukan kita ada sebanyak 13.957 bed,” kata Gubernur Khofifah.

Dengan bertambahkan jumlah rumah sakit rujukan, maka jumlah tenaga medis otomatis bertambah. Ada sekitar 1.275 dokter umum, 191 dokter spesialis paru, 372 dokter penyakit dalam, 227 orang dokter anastesi dan 1.862 total relawan mahasiswa tenaga kesehatan siap melayani pasien Covid-19. Petugas medis ini dibantu oleh 19.400 perawat.

Khofifah berharap dengan sumber daya manusia ini mampu memberikan pelayanan terbaik demi kesembuhan pasien Covid-19. Dia juga berharap badai Covid-19 ini bisa segera berakhir dan masyarakat kembali hidup sehat dan aman.

Sementara untuk data corona Jatim per Juamt (10/4/2020) ada 223 kasus positif Covid-19, 1.260 kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta 13.006 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Dari total kasus positif Covid-19 di Jatim, sudah ada sebanyak 57 orang pasien yang dinyatakan sembuh atau setara dengan 25,56 persen. Sedangkan untuk kasus positif yang meninggal dunia sebanyak 17 orang atau setara dengan 7,62 persen.

“Tidak henti- hentinya kami mengingatkan agar masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah, tetap tinggal di rumah dan keluar rumah hanya untuk kepentingan urgen, olah raga yang cukup dan jaga jarak aman serta pola hidup bersih dan sehat jika terpaksa ke luar rumah usahakan pakai masker,” kata Gubernur Khofifah.


Editor : Umaya Khusniah