Presiden Jokowi Minta Pengendalian Covid-19 di Jatim Dilakukan Terintegrasi dan Bersama-sama

Umaya Khusniah ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 13:50 WIB
Presiden Jokowi Minta Pengendalian Covid-19 di Jatim Dilakukan Terintegrasi dan Bersama-sama
Presiden Jokowi saat memaparkan kondisi ekonomi di Indonesia di tengah Covid-19, Kamis (25/6/2020).(Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Preseiden Joko Widodo mengingatkan agar semua pihak hati-hati karena penambahan jumlah pasien Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) tinggi. Meski demikian, presiden juga mengapresiasi angka kesembuhan yang juga lumayan mencapai lebih dari 30 persen.

"Jadi saya minta dalam dua minggu ini pengendaliannya betul-betul dilakukan bersama-sama dan terintergrasi," ujarnya saat kunjungan kerja ke Jatim, Kamis (25/6/2020).

Presiden Jokowi meminta semua unit organisasi yang ada di Jatim bekerja sama menerapkan manajemen krisis mengatasi Covid-19. Mulai gugus tugas di provinsi, kota-kabupaten bahkan sampai ke rumah sakit dan desa.

Orang nomor satu di Indonesia ini juga menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antarmanajemen yang ada.

Selain itu, Jokowi juga mengakui jika jumlah pasien positif Covid-19 tertinggi ada di wilayah Surabaya Raya. Maka dari itu, dia meminta agar kasus Covid-19 di kawasan ini dikendalikan terlebih dulu.

"Tidak bisa Surabaya sendiri. Gresik dan Sidoarjo harus ada dalam satu manajemen. Ini karena arus mobilitas berpengaruh dalam naik turunnya angka Covid-19," katanya. 


Editor : Umaya Khusniah