Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Kasus Fetish Mukena Model Cantik di Malang

Avirista Midaada · Jumat, 17 September 2021 - 18:01:00 WIB
Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Kasus Fetish Mukena Model Cantik di Malang
Terduga korban fetish mukena menunjukkan bukti foto yang diunggah pelaku di media sosial. (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Penyidik Polresta Malang belum menemukan unsur pidana kasus dugaan fetish mukena dengan korban para model cantik. Penyidik telah memeriksa para pelapor serta sejumlah tenaga ahli untuk mendalami kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, pihaknya hingga kini menerima tiga pengaduan yang mengaku korban fetish mukena dari laki-laki berinisial D. Dari tiga pengaduan tersebut polisi memintai keterangan sejumlah saksi ahli.

"Kalau kami sudah berkoordinasi dengan Kominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika), dan para ahli masih belum ditemukan adanya unsur pidana," katanya, Jumat (17/9/2011).

Menurutnya, dari keterangan para saksi ahli tersebut disebutkan ketika seseorang hanya memiliki hasrat terhadap foto orang bermukena tapi tidak mengubah foto tersebut, maka belum termasuk unsur pidana.

"Kecuali foto pakai mukena (di media sosial) itu kemudian diedit tidak pakai pakaian atau dalam kondisi telanjang, maka itu UU ITE sudah jelas,” kata Buher, sapaan akrab Kapoltresta Malang Kota.

Penuturan ahli bahasa pun disebutkan Buher, bahwa unggahan kalimat D di media sosial bernama pencinta mukena bukanlah merupakan adanya unsur pelanggaran hukum.

"Ahli bahasa juga sudah menyatakan bahwa yang disampaikan pada ketikan laman di salah satu akun, masih secara umum, dan masih belum mengarah ke pelanggaran," ujarnya.

Kendati dari hasil keterangan para saksi ahli tak ditemukan adanya pelanggaran pidana dugaan fetish mukena, pihaknya masih mendalami lebih lanjut.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: