Pengakuan Eks Rektor Unipar yang Mundur karena Disebut Lecehkan Dosen: Saya Mau Cium, Dia Mengelak
Dirinya juga mengaku legowo mengundurkan diri sebagai rektor Unipar atas tindakan dugaan pelecehan seksual yang dilakukannya.
"Saya mengakui khilaf dan sudah meminta maaf kepada yang bersangkutan (korban). Diminta mundur saya tidak masalah, monggo silakan itu wewenang PPLP. Tapi apakah PPLP sudah siap mencari pengganti saya. Ini kan Unipar sedang toto-toto (menata sistem pendidikan dan administrasi)," katanya.
Sebelumnya diberitakan, RS, rektor Unipar Jember nonaktif tersangkut kasus dugaan pelecehan seksual dengan mencium salah seorang dosen saat mengikuti Diklat PGRI di Tretes, Kabupaten Pasuruan. Imbas dari kasus tersebut, RS akhirnya mengundurkan diri sebagai rektor pada 17 Juni 2021 lalu.
Editor: Maria Christina