get app
inews
Aa Text
Read Next : Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

Pembelaan Inggit Saat Soekarno Dituding Memohon Ampun kepada Belanda

Selasa, 14 Juni 2022 - 22:00:00 WIB
Pembelaan Inggit Saat Soekarno Dituding Memohon Ampun kepada Belanda
Presiden Soekarno. (Foto IG PDIP).

"Karena itu hendaknya dicari surat-surat Bung Karno yang asli, agar dapat diperiksa, apakah benar surat itu dengan tanda tangannya dapat dipertanggungjawabkan kepada Bung Karno sendiri," kata Moh Roem seperti dikutip dari buku “Bung Karno Antara Mitos Dan Demitologi".

Polemik yang menggegerkan itu mendapat reaksi keras dari Inggit Garnasih, istri kedua Bung Karno yang berkomunikasi intens dengan Bung Karno selama Proklamator RI itu dipenjara di Sukamiskin. Saat itu 27 September 1980, dan Bu Inggit sudah berusia 94 tahun. Ia ditemui Mahbub Djunaidi di rumahnya Jalan Ciateul No.8 Bandung.

Begitu Mahbub Djunaidi membantu membacakan tulisan yang menuding Bung Karno meminta ampun kepada Kolonial Belanda, wajah Bu Inggit seketika mengeras. Dalam buku "Bung Karno Antara Mitos Dan Demitologi" dituliskan, Bu Inggit sontak memperlihatkan sorot mata tajam dan kuat.

Dia tidak mempercayai tulisan itu. Bagi Kus, kata Bu Inggit yang lebih suka memanggil Bung Karno dengan Kusno, sikap meminta maaf kepada penjajah merupakan pamali. Bu Inggit dengan suara tegas menyatakan sama sekali tidak mempercayai kabar itu. Hal itu mustahil terjadi.

"Itu omongan aneh! Baru sekarang ini ibu dengar! Ini bininya, tidak akan main selingkuh. Tidak akan ada yang disembunyikan. Jangan menulis yang semau-maunya," kata Bu Inggit. Inggit Garnasih juga menceritakan bagaimana saat besluit pembuangan ke Ende, Flores turun, Bung Karno bertanya kepadanya apa bersedia ikut.

Menurut Inggit, sebagai istri dirinya tidak akan mengecewakan Bung Karno dan karenanya menyatakan tegas ikut mendampingi. Ia menjunjung Bung Karno. Inggit ingin melihat Bung Karno senantiasa bersikap sebagai ksatria. "Kusno itu lelaki langlanging jagad,” kata Bu Inggit. "Sayang Mr Sartono sudah meninggal, dia tahu persis apa yang sebenarnya terjadi," katanya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut