get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 WNA Asal China Diamankan Imigrasi Surabaya, Diduga Langgar Izin Tinggal

Pelajar SD dan SMP di Surabaya Kumpulkan Uang Rp1 Miliar untuk Penanganan Covid-19, kok Bisa?

Kamis, 19 Agustus 2021 - 19:49:00 WIB
Pelajar SD dan SMP di Surabaya Kumpulkan Uang Rp1 Miliar untuk Penanganan Covid-19, kok Bisa?
Pelajar SMP Negeri 1 Kota Surabaya memasukkan bantuan kebutuhan pokok untuk penanganan Covid-19 melalui drop box yang disediakan di sekolahnya, Jumat (30/7/2021). (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Setelah semua bantuan terkumpul, pelajar SD dan SMP yang tergabung dalam gerakan Gotong Royong Sekolah Peduli Suroboyo menyerahkan bantuan kepada pelajar yang kehilangan orang tuanya karena pandemi Covid-19 di Balai Kota Surabaya, Jumat (13/8/2021).

Bantuan dari pelajar tersebut berupa kebutuhan pokok, seperti 134.5 ton beras, 35.628 liter minyak goreng, 42,7 ton gula, dan 11.401 dus mi instan. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1.047.522.500.

Ketua Orpes Aloysiana Gita menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelajar yang sudah berpartisipasi dan berkontribusi dalam program gotong royong Surabaya peduli. Dia berharap, bantuan yang sudah disumbangkan bisa segera sampai kepada teman-teman sesama pelajar dan warga yang terdampak pandemi Covid-19. Tentunya juga bisa menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk membantu.

"Kalau pelajar Surabaya bisa, warga Surabaya yang lain juga pasti bisa memberikan bantuan yang sama," katanya.

Prosesi penyerahan bantuan yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya.

Wali Kota Eri Cahyadi mengaku sangat kagum dan terharu terhadap gotong royong yang dilakukan oleh pelajar di Kota Pahlawan. Menurutnya, hal ini bisa dijadikan contoh bagi masyarakat yang mempunyai rezeki berlebih untuk berbagi kepada yang membutuhkan.

Menurut Eri, apa yang sudah dilakukan pelajar itu menjadi contoh nyata bagi semua kalangan. Bahkan anak sekolah saja bisa memberikan bantuan bagi Kota Surabaya yang nilainya sampai Rp1 miliar lebih. "Ini yang membuat saya kagum dan terharu," kata Eri.

Dia pun menyampaikan terima kasih banyak kepada bapak/ibu guru yang sudah menanamkan empati kepada muridnya. Tanpa bimbingan dari para guru dan tanpa kebersamaan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, semua ini tidak akan terwujud.

Jika melihat sumbangan dari pelajar yang nilai mencapai Rp1 miliar, semua itu karena hasil dari semangat gotong royong. Bantuan yang dianggap kecil bisa menjadi besar, jika itu ditanggung bersama. "Semoga hal ini menjadi contoh yang baik di kalangan pelajar lainnya di daerah lain," katanya. 

Editor: Maria Christina

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut