Lumbung Pangan Jatim Bantu Warga saat Covid-19, Bambang DH: Program Ini Harus Berlanjut

Ihya Ulumuddin ยท Rabu, 10 Juni 2020 - 21:15:00 WIB
Lumbung Pangan Jatim Bantu Warga saat Covid-19, Bambang DH: Program Ini Harus Berlanjut
pekerja menurunkan sejumlah komoditas pangan di Lumbung Pangan Jatim, Rabu (10/6/2020).

SURABAYA, iNews.id – Anggota DPR RI Bambang DH mendorong agar Lumbung Pangan Jatim tidak hanya beroperasi saat pendemi Covid-19. Mantan Wali Kota Surabaya ini menyebut, Lumbung Pangan Jatim dibutuhkan Jatim untuk mengontrol stabilitas harga pangan.

Tak hanya itu, Bambang DH bahkan mengusulkan agar Lumbung Pangan Jatim tersebut menjadi lembaga khusus untuk menjaga ketahanan pangan di provinsi ini.

“Entah bentuknya BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) atau apa. Terpenting, kemanfaatan untuk masyarakat dalam mengakses pangan murah dan berlimpah bisa terjaga,” katanya, Rabu (10/6/2020).

Bambang sendiri merasakan kemudahan dari Lumbung Pangan Jatim tersebut. Selama pandemi Covid-19, berulang kali dia memesan paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang belum mendapatkan intervensi dari pemerintah.

“Kami total membeli sembako hingga 2.000-an paket. Itu kami distribusikan ke banyak wilayah di Kota Surabaya dan juga Kabupaten Sidoarjo. Jadi Lumbung Pangan Jatim ini sangat membantu, karena ketersediaan komoditas terjamin,” ujarnya.

Bambang DH menyebut, selama ini kerap terjadi fluktuasi harga pangan, seperti kenaikan harga gula, telur, maupun komoditas lain. Karena itu, problem tersebut harus diatasi pemerintah, salah satunya dengan penyediaan lumbung pangan.

Sebab menurutnya pengaruh lumbung pangan ini besar. Pertama, bisa menjadi pengendali harga komoditas bahan pokok, sehingga spekulan yang berupaya menaikturunkan harga bisa dicegah. Kedua, bisa memberi manfaat bagi masyarakat konsumen serta petani dan peternak.

Bambang mengatakan, dengan adanya Lumbung Pangan Jatim, maka komoditas beras, telur ayam, daging ayam dari para petani dan peternak bisa diserap. Mereka pun tidak khawatir harga komoditas anjlok dan tidak terserap.

“Karena itu, program ini harus berlanjut. Ini bisa menjadi penyangga petani di Jatim. Petani dipompa untuk terus meningkatkan produksi. Sebaliknya, pemerintah turut memberi perlindungan dengan menjaga stabilitas harga,” kata politisi PDIP ini.

Diketahui, Lumbung Pangan Jatim ini diinisiasi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sejak 21 April 2020 hingga 21 Juli 2020 mendatang. Lumbung Pangan Jatim menjual aneka sembako di bawah harga pasar. Mulai beras, telur ayam, minyak goreng, mi instan, gula, daging ayam siap olah, kecap, daging ikan fillet, dan banyak lagi.

Pemesanan via website https://lumbungpanganjatim.com/ bisa dilakukan 24 jam. Pemesanan via website bisa dilakukan dan diantar menggunakan ojek online serta PT Pos dan free ongkir. Pembayaran bisa melalui virtual account Bank Jatim, Bank Mandiri, BNI, Permata Bank dan juga Go Pay.

Editor : Ihya Ulumuddin