Lumajang-Situbondo Zona Merah Covid-19, Kasrem 083/BDJ: Ini karena Euforia Berlebihan

Ihya Ulumuddin ยท Kamis, 03 Desember 2020 - 11:01:00 WIB
Lumajang-Situbondo Zona Merah Covid-19, Kasrem 083/BDJ: Ini karena Euforia Berlebihan
Kepala Staf Korem (Kasrem) 083/BDJ, Kodam V/Brawijaya Letkol Inf Akhmad Juni Toa (kanan) memaparkan pembinaan teritorial kepada awak media. (istimewa)

MALANG, iNews.id – Kabupaten Lumajang dan Situbondo kini menjadi zona merah Covid-19. Kasus Covid-19 di wilayah Tapal Kuda ini meningkat dan muncul klaster baru, diduga akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terlalu longgar dan euforia new normal.

“Tentu saat dilonggarkan PSBB dan bangga terhadap situasi zona kuning, mungkin euforia berlebihan sehingga aktivitas masyarakat diaktifkan kembali, pemerintah aktif kembali dengan program-program mungkin yang lain,” kata Kepala Staf Korem (Kasrem) 083/BDJ, Kodam V/Brawijaya Letkol Inf Akhmad Juni Toa, Rabu (2/12/2020).

Ahmad mengatakan, sampai saat ini dua wilayah di Tapal Kuda tersebut kondisinya belum membaik. Di Lumajang misalnya, terjadi peningkatan kasus di di beberapa sektor.

“Bahkan di klaster medis kemudian juga klaster pejabat ada, klaster masyarakat juga ada. Saya lihat, ini lebih kepada lintas klaster. Karena itu kemarin Pangdam V Brawijaya memimpin langsung. Mengendalikan penerapan beberapa langkah untuk mengurangi dampak yang akan timbul meningkatnya angka Covid-19 di dua kabupaten itu,” katanya.

Sementara di Malang, lanjut Akhmad, juga masih dalam dalam zona merah, meskipun di beberapa kecamatan melandai. “Kota Malang ini adalah zona merah, tetapi kecamatan lain tidak. Tapi kalau secara keseluruhan Kota Malang masih merah,” ujarnya.

Ahmad juga menduga, aksi demo beberapa waktu lalu juga menjadi pemicu tingginya angka penularan Covid-19. Sebab, saat itu banyak terjadi kerumunan.

Editor : Ihya Ulumuddin