Lengkapi Berkas Jalan Ambles, Polda Akan Periksa Lagi Anak Risma

Ihya Ulumuddin ยท Senin, 08 Juli 2019 - 14:58 WIB
Lengkapi Berkas Jalan Ambles, Polda Akan Periksa Lagi Anak Risma
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera. (Foto: iNews/Rahmay Ilyasan).

SURABAYA, iNews.id - Ditreskrimsus Polda Jatim kembali akan memeriksa sejumlah saksi dalam kasus jalan ambles, tak terkecuali anak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Benardi. Pemeriksaan ini dilakukan menyusul permintaan Kejaksaan Tinggi (Kejati) agar Polda memperbaiki berkas perkara.

"Kami siap melaksanakan petunjuk dari penuntut umum (Kejati Jatim). Bahkan, jika dalam petunjuk tersebut meminta Fuad Benardi untuk kembali diperiksa, akan kita penuhi," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (8/7/2019).

Sebelumnya, polisi telah memeriksa Fuad pada 23 Maret lalu terkait jalan ambles. Dia diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan karena putra suling Risma ini mengetahui proses perizinan proyek basement RS Siloam, penyebab jalan ambles.

Atas dugaan ini, Fuad pun diperiksa selama lebih dari tiga jam. Dia dicecar 20 pertanyaan. Di antaranya tentang proses perizinan proyek perluasan RS Siloam, penyebab jalan ambles.

Kasi Penkum Kejati Jatim, Richard Marpaung mengatakan, berkas kasus jalan Gubeng yang ambles dikembalikan, karena belum lengkap. Sebab, masih ada keterangan saksi yang butuh pendalaman. Karena itu, salah satu rekomendasi kejaksaan adalah agar Polda Jatim melakukan pemeriksaan kembali terhadap saksi-saksi.

"Ya diperiksa lagi saksi-saksinya untuk pendalaman," katanya.

Diketahui, dalam kasus jalan ambles, Polda Jatim telah menetapkan enam tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni, RW (project manager PT Nusa Konstruksi Enjiniring/NKE), RH (project manager PT Saputra Karya).

Kemudian, LAH (enginering supervisor PT Saputra Karya), BS (Direktur Utama PT NKE). Lalu tersangka A (site manager di PT NKE) dan A (site manager di PT Saputra Karya).

Adapun pasal yang dikenakan untuk keenam tersangka adalah Pasal 192 ayat (1) Jo Pasal 55 KUHP dan Pasal 63 ayat (1) UU 38 Tahun 2004 tentang Jalan, jo Pasal 55 KUHP.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal