get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Penculikan Anak di Bandung Barat, Remaja Bawa Kabur Siswi SMP 5 Hari

Kekerasan Seksual Anak di Jatim Memprihatinkan, Ini Upaya Pencegahannya

Minggu, 06 Februari 2022 - 12:35:00 WIB
Kekerasan Seksual Anak di Jatim Memprihatinkan, Ini Upaya Pencegahannya
Anggota Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih. (istimewa).

Karena itu pihaknya ingin melakukan mitigasi dan merespons lebih dini agar pesantren dan LKSA memiliki kesamaan prespektif tentang sistem pendidikan yang ramah anak. Menurutnya, kesadaran akan bahaya tindak kekerasan seksual pada anak harus terus dibangun semua pihak, khususnya bagi para tenaga pendidik. 

"Kami arahkan tidak hanya soal kekerasan seksual, tetapi juga kebencanaan, sehingga muncul pesantren yang tangguh bencana yang sehat. Jadi spektrumnya lebih luas," ujar mantan aktivis PMII ini. 

Hikmah juga mengatakan ada beberapa faktor yang memicu terjadinya kekerasan seksual pada anak. Faktor tersebut meliputi diri pribadi anak, lingkungan keluarga maupun masyarakat, termasuk pola pergaulan yang kurang sehat turut menjadi penyebab utama kekerasan seksual terjadi.

Karenanya upaya pencegahan harus lebih dimasifkan. Khusus untuk orang tua, Hikmah juga berharap agar mereka bisa menjadi panglima bagi anak-anaknya. Jangan sampai orang tua kalah dengan anak-anak dengan menganggap mereka sebagai gelas yang mudah pecah, sehingga harus dilayani 100 persen. 

Ketua Perempuan Bangsa Jatim ini menyebutkan, banyaknya kasus anak bunuh diri merupakan contoh anak-anak yang rapuh. Anak-anak tidak punya daya untuk mengatasi psikisnya sendiri, belum lagi tamparan dari luar. Semua itu kata dia akibat pola pengasuhan yang keliru. 

"Jangan disalahkan medsosnya. Medsosnya tidak akan berdampak buruk kalau pola pengasuhannya benar," katanya. 

Kendati demikian, Hikmah optimistis kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak dapat ditekan. Syaratnya, ada keterbukaan terhadap korban untuk melapor. Selain itu melakukan pencegahan dengan kampanye aktif serta memberikan pendampingan komprehensif terhadap para korban.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut