Kasus Perusakan Stadion GBT, Polda Jatim Akan Panggil Penanggung Jawab Tribun

Ihya Ulumuddin, Hari Tambayong · Rabu, 06 November 2019 - 14:36 WIB
Kasus Perusakan Stadion GBT, Polda Jatim Akan Panggil Penanggung Jawab Tribun
Suporter Persebaya alias Bonek memasuki lapangan usai pertandingan Liga 1 2019 antara Persebaya dan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019). (Foto: Antara/Moch Asim)

SURABAYA, iNews.id – Penyelidikan kasus perusakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur (Jatim), terus berlanjut. Setelah memeriksa rekaman video perusakan, penyidik Polda Jatim akan memanggil penanggung jawab tribun penonton.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, keterangan pananggung jawab tribun diperlukan untuk mencari tahu pemicu maupun provokator perusakan GBT itu.

“Penyidik memerlukan keterangan sebanyak-banyaknya, termasuk penanggung jawab tribun. Mereka akan kami periksa,” kata Barung, Rabu (6/11/2019).

Barung menjelaskan, dari hasil pengamatan rekaman video, penyidik juga sudah berhasil mengidentifikasi 10 suporter. Mereka terlihat membakar fasilitas stadion.

Namun, penyidik belum memanggil ke-10 suporter tersebut. Mareka baru akan diperiksa setelah pemeriksaan terhadap penanggung jawab tribun selesai.

“Kami tidak akan menafikan 10 supoter yang teridentifikasi itu. Apalagi mereka juga terlihat melakukan pembakaran. Yang penting, penanggung jawab dulu,” katanya.

Diketahui, superter Persebaya, Bonek, merusak stadion GBT seusai laga Persebaya versus PSS Sleman beberapa waktu lalu. Ribuan suporter turun ke lapangan dan merusak semua fasilitas yang ada. Tak hanya itu, mereka juga melakukan pembakaran.

Aksi anarkistis supoter Persebaya ini dilakukan sebagai buntut kekecewaan mereka terhadap bajul ijo, julukan Persebaya. Pasalnya dalam beberapa pertandingan, klub kebanggaan arek Suroboyo itu tidak kunjung menang.


Editor : Maria Christina