Izin Dicabut, Dukun Samsudin Diminta Pemkab Blitar Pulangkan Santri

Solichan Arif · Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:54:00 WIB
Izin Dicabut, Dukun Samsudin Diminta Pemkab Blitar Pulangkan Santri
Penampakan Padepokan Nur Dzat Sejati milik Samsudin Jadab di Desa Rejowinangun Blitar. (Foto: iNews.id/Roby Ridwan).

BLITAR, iNews.id – Izin Padepokan Nur Dzat Sejati milik Samsudin Jadab akhirnya dicabut. Pemerintah Kabupaten Blitar menyatakan melarang Samsudin Jadab atau Gus Samsudin melakukan aktivitas di padepokannya di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupatena Blitar.

Larangan tersebut bersifat sementara sampai Samsudin memenuhi persyaratan perizinan yang ditentukan. Pasalnya izin Samsudin Jadab yang diterbitkan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, saat ini telah dicabut. 

“Kita sudah menentukan bahwa dicabut izinnya dalam waktu sementara,” ujar Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso kepada wartawan Senin (8/8/2022). Ternyata Samsudin selama ini hanya mengantongi izin pijat tradisional atau pengobatan.

Sementara di padepokannya ia tidak hanya melakukan praktik pijat tradisional, tapi juga perdukunan, termasuk disinyalir menjadi semacam pondok pesantren yang diikuti banyak santri.  

Izin pijat tradisional tersebut, kata Rahmat dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar pada tahun 2021. Seiring terjadinya polemik dengan Pesulap Merah Marcel Radhival yang viral, Pemkab mengambil langkah mencabut izin Samsudin.

Pencabutan izin tersebut didahului dengan rapat Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah). Wabup Rahmat hanya mengatakan pihaknya telah mencabut perizinan Samsudin Jadab. Dia tidak menjelaskan alasan pencabutan, termasuk menolak dikatakan Samsudin menyelewengkan atau salah menerapkan perizinan.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: