Hujan Deras, Banjir Kembali Terjang 7 Desa di Kabupaten Probolinggo

Hana Purwadi ยท Rabu, 26 Februari 2020 - 20:22 WIB
Hujan Deras, Banjir Kembali Terjang 7 Desa di Kabupaten Probolinggo
Banjir menggenangi rumah-rumah warga di Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jatim, Rabu (26/2/2020). (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.idBanjir kembali menerjang Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), setelah dilanda hujan deras selama empat jam. Hingga Rabu (26/2/2020) malam, tujuh desa di tiga kecamatan tergenang akibat luapan air sungai.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tujuh desa tersebut di antaranya empat desa di Kecamatan Tongas dan dua desa di Kecamatan Sumberasih. Sisanya di Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Desa yang paling parah terdampak banjir berada di Desa Curah Tulis dan Bayeman, Kecamatan Tongas. Ketinggian air di dua desa ini mencapai 1 hingga 1,5 meter.

Petugas BPBD setempat sudah siap siaga untuk mengevakuasi warga mengingat ketinggian banjir yang mencapai 1,5 meter. Petugas BPBD telah menyiapkan perahu karet dan ban di lokasi banjir untuk membantu warga.

Kepala Desa Bayeman, Suwarso mengatakan, wilayah mereka menjadi langganan setiap musim hujan. Kondisi terparah biasanya di Kecamatan Tongas. Bahkan selama bulan Februari ini saja, warga sudah tiga kali menghadapi banjir.

“Sering sungai meluap setiap hujan deras. Tapi kali ini lebih parah banjirnya. Banyak rumah di sini yang terkena banjir,” kata Suwarso, Rabu (26/2/2020) malam.

Warga Kecamatan Tongas, Supeno membenarkan, banjir selalu terjadi di wilayah mereka setiap musim hujan. Kondisi itu diperparah air laut pasang. “Air semakin meluap ke permukiman karena air laut juga pasang,” kata warga, Supeno.

Dari pantauan iNews.id, hingga kini warga terdampak banjir masih enggan dievakuasi. Mereka bertahan di dalam rumah sambil membersihkan kotoran akibat banjir.


Editor : Maria Christina