get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemain Perseta Cedera Parah usai Kena Tendangan Kungfu, Tulang Rusuk Retak!

Horor Tendangan Kungfu, Perseta Tulungagung bakal Polisikan Pemain Putra Jaya

Selasa, 06 Januari 2026 - 17:52:00 WIB
Horor Tendangan Kungfu, Perseta Tulungagung bakal Polisikan Pemain Putra Jaya
Insiden mengejutkan terjadi di Liga 4 PSSI Jawa Timur saat Perseta 1970 Tulungagung vs Putra Jaya Kabupaten Pasuruan (Foto: IST)

TULUNGAGUNG, iNews.id – Insiden tendangan kungfu dalam laga Liga 4 di Bangkalan berbuntut panjang. Manajer Perseta 1970 Tulungagung, Rudi Iswahyudi, menyatakan berencana membawa kasus penendangan brutal terhadap pemainnya, Firman Nugraha, ke jalur hukum

Langkah ini diambil menyusul kondisi kesehatan Firman yang dilaporkan mengalami cedera serius pada bagian vital setelah dihantam tendangan kungfu oleh pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar.

Berdasarkan keterangan medis terbaru pada Selasa (6/1/2026), Firman Nugraha saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangkalan. Benturan keras di dada pada menit ke-71 laga tersebut mengakibatkan tulang rusuknya retak.

"Pada Senin malam, Firman mengeluh sangat sulit bernapas. Sampai Selasa siang ini, ia masih dalam perawatan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan ada tulang rusuk yang retak," ujar Manager Klub Perseta 1970, Rudi Iswahyudi kepada awak media.

Meski manajemen Putra Jaya telah memecat pelaku, pihak Perseta 1970 merasa sanksi disiplin saja tidak cukup. Rudi menegaskan bahwa tindakan Muhammad Hilmi sudah jauh di luar batas sportivitas dan masuk dalam kategori penganiayaan.

Karena itu, Rudi menegaskan, akan membawa kasus penendangan brutal terhadap pemainnya, Firman Nugraha, ke ranah hukum.

"Kami berencana membawa persoalan ini ke ranah hukum. Insiden ini sudah di luar konteks permainan sepak bola. Kami melihat ada unsur kesengajaan dalam tindakan tersebut," kata Rudi.
Menurutnya, tindakan brutal seperti itu tidak boleh dibiarkan hanya selesai di meja komisi disiplin agar memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan di lapangan hijau.

Hingga Selasa siang, Rudi juga menyayangkan sikap pihak lawan yang dinilai kurang proaktif dalam menunjukkan iktikad baik secara langsung kepada korban.

"Sampai saat ini, belum ada permintaan maaf secara resmi, baik dari manajemen klub Putra Jaya maupun dari Muhammad Hilmi Gimnastiar secara pribadi kepada kami," ujarnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut