Heboh Nenek di Ponorogo Tewas Dicangkul Cucu, Ini Faktanya
PONOROGO, iNews.id - Seorang nenek di Ponorogo tewas di tangan cucu sendiri. Korban bernama Tuminah (76), warga Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung meninggal seketika karena luka parah. Sementara pelaku yang sempat kabur berhasil diamankan, berikut barang bukti cangkul.
Meski begitu, polisi belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Pasalnya, yang bersangkutan bungkam sejak penangkapan, Selasa (7/9/2021) kemarin. Pelaku terus diam dan tidak mau berbicara sama sekali.
"Pelaku ini pendiam. Sampai saat ini dia belum mau ngomong, sehingga kami belum bisa melakukan pemeriksaan," kata Kapolsek Pulung IPTU Hariyadi, Rabu (8/9/2021).
Hariyadi mengatakan, selama ini pelaku memang memiliki riwayat gangguan jiwa. Bahkan setiap dua pekan sekali, pelaku dibawa ke rumah sakit di Solo untuk pengobatan.
"Seminggu terakhir sakit pelaku kambuh dan hendak dibawa ke Solo untuk berobat. Tetapi pelaku menolak," katanya.
Atas kondisi ini, pihak Polsek Pulung akan membawa pelaku ke Polda Jatim untuk diperiksa kejiwaannya. "Akan kami bawa ke psikiater di Polda Jatim," ujarnya.
Diketahui, seorang nenek bernama Tuminah tewas bersimbah darah di atas tempat tidur, Senin (7/9/2021). Korban yang selama ini lumpuh tewas dengan luka cukup parah di bagian wajah.
Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya yang juga ibu dari pelaku. Tak berselang lama, saksi juga memergoku pelaku membawa cangkul berlumuran darah.
Hasil penyelidikan polisi, pelaku membunuh korban dengan mencangkul bagian wajahnya. Saat itu, pelaku mengambil cangkul dan mendatangi korban yang sedang tertidur lalu mencangkulnya. Tak hanya itu, pelaku juga menusuk korban dengan pisau.
Editor: Ihya Ulumuddin