Geger Rumah Warga di Malang Ditutup Pagar Beton 2 Meter, Camat: Pengembang Mau Bongkar

Avirista Midaada · Selasa, 25 Januari 2022 - 15:37:00 WIB
Geger Rumah Warga di Malang Ditutup Pagar Beton 2 Meter, Camat: Pengembang Mau Bongkar
Penampakan pagar beton yang menutup rumah warga di Singosari, Malang, Senin (24/1/2022). (Foto: MPI/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Pengembang Perumahan Green Village Singosari akhirnya bersedia membongkar pagar beton yang menutup rumah warga di Desa Candirenggo Singosari. Keputusan ini diambil setelah proses mediasi bersama warga yang dimediatori pemerintah kecamatan setempat. 

"Kita musyawarah mufakat lah, buktinya perumahan sudah mau cuma kan kemarin keburu-buru saja," kata Camat Singosari Eko Wahyu saat mendampingi DPRD Kabupaten Malang meninjau tembok di Perumahan Green Village Singosari, Selasa (25/1/2022). 

Menurutnya, dua hingga tiga hari ke depan pembongkaran tembok akan dilakukan sambil menunggu hasil koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. "Setelah satu dua hari ini kita tunggu sampai itu. Nanti dibongkar, kita tunggu satu dua hari, kita menyelesaikan nggak diam. Cuma memang kan mohon maaf saya harus koordinasi," tuturnya.

Dia memastikan telah berkomunikasi dengan warga perkampungan dan Perumahan Green Village Singosari yang intinya meminta ada akses jalan, walaupun tidak temboknya tidak dibongkar total.

"Intinya warga memohon untuk dibuatkan akses, dan itu sebenarnya dari pihak perumahan juga mau, cuma waktunya saja. Dari (developer) perumahan sebenarnya sudah siap, dan warga (perkampungan dan Perumahan Green Village Singosari) juga nggak mempermasalahkan (adanya tembok), tetap nanti dikasih akses (jalan raya)," ujarnya. 

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menegaskan, pihak pengembang sudah mengantongi izin mendirikan perumahan. Namun terkait permasalahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) yang dikeluhkan warga, pihaknya meminta developer untuk menyelesaikan persoalan sosial yang saat ini dihadapi dengan mencari solusi dengan warga.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: