Geger, Jenazah di Probolinggo Hidup Lagi saat Hendak Dimandikan

Hana Purwadi ยท Rabu, 19 Agustus 2020 - 10:57 WIB
Geger, Jenazah di Probolinggo Hidup Lagi saat Hendak Dimandikan
ilustrasi orang meninggal (istimewa)

PROBOLINGGO, iNews.id – Kematian anak 12 tahun di Desa Lambang Kuning, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, menggegerkan warga. Pasalnya siswi kelas enam SD tersebut sempat hidup lagi saat hendak dimandikan.

Keluarga bahkan sempat memanggil dokter dan memasangkan selang oksigen kepada anak berinisial SM tersebut. Namun, baru satu jam, SM kembali meninggal dunia.

Cerita kematian itu pun beredar luas di masyarakat dan membuat geger warga. Mereka bahkan berbondong-bondong datang ke rumah duka untuk mendengar langsung fenomena kematian tersebut.

Ayah SM, Ngasiyo mengatakan, Senin lalu anaknya meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat diabetes. Tim dokter rumah sakit juga sudah memastikan kematian SM dan memulangkang jenazah ke rumah duka.

Proses pemulasaraan pun dilakukan, sebelum proses pemakaman. Namun, pada saat hendak dimandikan, tiba-tiba jasad SM menghangat. Jantung dan nadi kembali berdenyut. Bahkan, kedua matanya membuka kembali.

Beberapa orang yang hendak memandikan jenazah pun kaget, termasuk sang ayah yang hendak ikut memandikan. Saat itu juga dia memanggil dokter puskesmas dan memasangkan selang oksigen kepada SM. Namun, upaya tersebut tidak berlangsung lama. Sebab, selang satu jam, SM kembali meninggal.

“Semua kaget. Sebab, pas mau dimandikan ada tanda-tanda kehidupan. Badannya menghangat dan matanya terbuka, tapi setelah itu meninggal lagi. Kami semua pasrah dengan takdir ini, meski sempat bahagia melihat dia hidup kembali,” kata ayah SM, Rabu (19/8/2020).

Ngasiyo mengatakan, putrinya menderita diabetes sejak dua tahun lalu. Namun, pada Senin (17/8/2020) lalu kondisinya memburuk dan mengalami sesak panas. Karena itu SM dilarikan ke RS Muhammad Saleh. Namun, beberapa saat menjalani perawatan, SM meninggal dunia.


Editor : Ihya Ulumuddin