Gandeng Jurnalis, BPBD Jatim Kampanyekan Protokol Kesehatan di 38 Kabupaten/Kota

Ihya Ulumuddin ยท Selasa, 22 September 2020 - 23:30 WIB
Gandeng Jurnalis, BPBD Jatim Kampanyekan Protokol Kesehatan di 38 Kabupaten/Kota
Poster ajakan menjaga protokol kesehatan hasil kerja sama BPBD Jatim dan jurnalis.(iNews.id/istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) menggandeng komunitas jurnalis untuk mengampanyekan protokol kesehatan. Upaya ini dilakukan untuk memaksimalkan upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

Sinergi ini dilakukan dengan cara sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19, termasuk pembuatan dan pemasangan spanduk dan baliho di 38 kabupaten/kota se-Jatim. Lebih dari 760 titik sepanduk tentang protokol kesehatan di pasang. Sedangkan baliho berjumlah 190 titik.

Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Yanuar Rachmadi mengatakan, sinergi bersama jurnalis dilakukan dalam rangka memperkuat keterlibatan unsur pentahelix guna memutus rantai penularan Covid-19.

“Kami telah bekerjasama dengan banyak komunitas untuk melakukan sosialisasi, dan kali ini kami bersinergi dengan teman-teman media,” katanya, Selasa (22/9/2020).

Menurut Yanuar, pemasangan atribut sosialisasi sebetulnya sudah dilakukan secara bertahap sejak Bulan Agustus lalu. Rencananya, kegiatan tersebut akan terus dilakukan hingga beberapa pekan ke depan.

Soal titik pemasangan, Kepala Biro Umum Setdaprov Jatim ini juga menyatakan telah berkoordinasi dengan para komunitas wartawan. Titik-titik tersebut antara lain di pusat-pusat keramaian, seperti pasar, terminal hingga ke pelosok kecamatan.

“Selama vaksin covid-19 ini belum ditemukan, maka upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi adaptasi kebiasaan baru seperti ini akan terus kita lakukan” ujarnya.

Ketua Pokja Wartawan Pemprov Jatim Fiqih Arfani memastikan akan selalu menjadi bagian dari mitra strategis Pemprov Jatim untuk melakukan pencegahan Covid-19. Langkah itu akan diwujudkan dalam bentuk gagasan, pemberitaan maupun aksi nyata agar penularan Covid-19 bisa diredam.

“Kali ini kami bersama BPBD Jatim mencoba membuat cara lain melalui sosialisasi dengan desain yang familiar dan mudah dibaca semua kalangan,” katanya.

Ketua Pokja Wartawan DPRD Jatim Riko Abdiono mengapresiasi langkah BPBD Jatim menggandeng jurnalis dalam misi ini. Baginya, hal itu merupakan langkah cerdas karena media merupakan garda terdepan dalam menyalurkan informasi kepada masyarakat.

“Saya rasa sinergi antara BPBD Jatim dengan teman-teman media ini memang perlu dan penting dilakukan guna memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Jatim,” katanya.


Editor : Ihya Ulumuddin