Turunkan Angka Kematian Covid-19 di Jatim, Khofifah Distribusikan 36 Ventilator

Ihya Ulumuddin ยท Selasa, 22 September 2020 - 16:41 WIB
Turunkan Angka Kematian Covid-19 di Jatim, Khofifah Distribusikan 36 Ventilator
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bersepeda mengajak masyarakat disiplin menggunakan masker. (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa kembali mendistribusikan bantuan alat ventilator ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19. Kali ini bantuan alat bantu pernapasan itu diberikan kepada rumah sakit di tujuh wilayah tapal kuda.

Tujuh daerah tersebut yakni Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi. Total ada sebanyak 36 alat ventilator yang dibagikan pada 19 rumah sakit rujukan Covid-19.

Khofifah mengatakan pembagian alat bantu ini ditujukan bagi rumah sakit rujukan yang masih membutuhkan alat ventilator. Alat tersebut diberikan sebagai upaya menurunkan angka kematian Covid-19 di Jatim.

Ada 210 unit alat ventilator yang akan dibagikan Pemprov Jatim. Alat-alat itu merupakan bantuan dari USAID melalui Kementerian Kesehatan.

"Kami juga sudah menyampaikan informasi ini ke 127 rumah sakit rujukan di Jatim. Lalu 102 di antaranya mengajukan ventilator dan yang kami bagi saat ini hingga tinggal Kota dan Kabupaten Kediri," katanya sesuai penyerahan bantuan di Probolinggo, Selasa (22/9/2020).

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini mengatakan, ventilator kini aktif dibagikan sebagai penguatan layanan kuratif. Namun menurutnya yang terpenting dalam penanganan Covid-19 sebenarnya upaya preventifnya, yakni upaya pencegahan paparan Covid-19. Beberapa di antaranya dengan tetap bermasker, menjaga jarak dan mencegah kerumunan.

"Maka selain menguatkan kuratif kita juga menguatkan preventif dengan membagikan masker kepada pendamping PKH (Program Keluarga Harapan), pendamping desa dan tagana. Masker itu selanjutnya mereka salurkan kepada mereka yang masih belum cukup memiliki masker," katanya.

Khofifah menambahkan, pihaknya juga membantu pemulihan ekonomi kepada masyarakat berupa bantuan keuangan khusus (BKK) Puspa. "Bantuan keuangan khusus ini merupakan bantuan khusus untuk pemberdayaan usaha perempuan," kata mantan menteri Sosial ini.

Khofifah mengatakan BKK Puspa tersebut diprioritaskan untuk pendampingan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang siap secara mandiri. "Biasanya, KPM yang sudah mandiri tidak lagi menjadi KPM PKH. Maka proses transisinya disiapkan melalui pendekatan ekonomi. Untuk itu, Pemprov Jatim membagikan sekaligus menyiapkan bantuan BKK Puspa," ujarnya.

Bantuan ini juga diserahkan pada penerima manfaat program PKH yang telah keluar dari penerima manfaat karena sudah naik kelas dari batas miskin dengan memiliki usaha mandiri. Karenanya Khofifah optimistis upaya pengentasan kemiskinan bisa terus dilakukan.


Editor : Ihya Ulumuddin