Dua Kakek Bejat di Mojokerto Bergantian Perkosa Anak 15 Tahun hingga Hamil

Tritus Julan ยท Jumat, 16 Juli 2021 - 21:20:00 WIB
Dua Kakek Bejat di Mojokerto Bergantian Perkosa Anak 15 Tahun hingga Hamil
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Triksnarto Andaru Rahutomo memaparkan kasus pemerkosaan yang dilakukan dua kakek terhadap anak di bawah umur hingga hamil. (Foto: SINDOnews/Tritus)

MOJOKERTO, iNews.id - Dua kakek bejat di Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, tega memerkosa seorang anak di bawah umur. Akibat perbuatan pelaku P (65) dan W (57), korban saat ini hamil.

Kehamilan korban ini pula yang akhirnya mengungkap perbuatan cabul keduanya. Korban berinisial PD yang masih berusia 15 tahun saat ini mengandung janin berusia lima bulan. Dari pengakuan pelajar tersebut, dia berulang kali diperkosa kedua pelaku.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, aksi pencabulan itu dilakukan pada waktu dan tempat yang berbeda. Pencabulan pertama dilakukan W pada 10 April 2021. Aksi bejat itu dilakukan di sebuah lahan tebu sekitar pukul 11.30 WIB.

"Kedua pelaku mencabuli korban di TKP dan waktu yang berbeda. Pelaku W di lahan tebu sedangkan pelaku P mencabuli korban pada 13 April 2021 di lokasi lain, rumah kosong, sekitar pukul 19.00 WIB," kata Andaru, Jumat (16/7/2021).

Modus operandi yang digunakan, awalnya W mengajak korban ke lahan tebu. Modusnya dengan iming-iming akan memberikan sejumlah uang kepada korban. Lantaran tergiur, remaja yang masih duduk di bangku sekolah itu pun menurut saat diajak W ke sebuah lahan tebu. Di tempat itulah kemudian W memerkosa korban.

"Setelah menyetubuhi, korban diberi uang Rp20.000. Kemudian pelaku ini menyuruh korban untuk pulang dan mengancam agar korban merahasiakan perbuatannya itu. Korban dan pelaku pulang sendiri-sendiri tidak bersamaan," katanya.

Hanya berselang dua hari, giliran P yang menyetubuhi PD. Ketika itu PD tengah berjalan kaki pulang dari rumah temannya. Saat melintas di depan rumahnya, kakek tua itu kemudian memanggil PD dan menghampirinya. Selanjutnya, P mengajak PD masuk ke dalam rumah kosong.

"Di rumah kosong tersebut, pelaku satunya yakni P kemudian mencabuli korban. Setelah selesai pelaku kemudian meminta korban untuk pulang. Di situ korban tidak diberi apa-apa," kata Andaru.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2