Cerita 3 Tokoh Menggemparkan asal Blitar yang Membuat Pusing Pemerintah

Solichan Arif ยท Kamis, 17 Maret 2022 - 09:55:00 WIB
Cerita 3 Tokoh Menggemparkan asal Blitar yang Membuat Pusing Pemerintah
Sawito Kartowibowo (berjas berdasi) saat menjalani persidangan (Foto : repro)

Perjalanan hidup Kusni Kasdut berubah drastis begitu kebijakan Rekonstruksi dan Rasionalisasi (ReRa) Kabinet Hatta di tubuh militer Indonesia (TNI), tidak mengikutsertakan namanya. Negara hanya mengakui namanya sebagai bekas pejuang, namun tidak dianggap sebagai tentara dalam tubuh TNI.

Kusni merasa menjadi korban kebijakan demobilisasi. Hatinya panas. Dia mengutuk dirinya sendiri. 

"Namun, dia tidak berhenti di sana. Dia memutuskan untuk membalas dendam kepada negara yang  “menghianati” dirinya dan memilih tempat “berseberangan”, tulis Daniel Dhakiade dalam “Menerjang Badai Kekuasaan”.

Kusni Kasdut butuh hidup. Dia kemudian memutuskan menjadi perampok dengan merampok Museum Gajah Jakarta. Kusni bersama teman-temannya menggasak perhiasan kuno dan diringkus di Semarang. 

Sebelumnya dia lebih dulu menculik seorang dokter tionghoa kaya di Surabaya. Kusni meminta uang tebusan. Saat diinterogasi di kantor polisi Semarang, Kusni mencoba kabur. Dalam baku tembak, seorang polisi tewas terkena peluru yang dia lepaskan. Kusni Kasdut tertangkap dan dijebloskan penjara. Namun berhasil kabur dengan merusak tembok penjara. 

Dia kembali beraksi. Saat hendak menculik seorang pengusaha milyader keturunan Arab di Jakarta, sang korban yang melawan tanpa sengaja tertembak dan mati di dalam mobil. Kusni yang kemudian bersembunyi di sebuah rumah kontrakan di Yogyakarta diringkus di depan istri dan anaknya. Sejak itu hidup Kusni Kasdut menjadi buronan.

Dia kabur dari penjara ke penjara. Penjara Semarang, Kalisosok Surabaya dan Cipinang Jakarta, semuanya pernah ia terobos. Setiap diinterogasi aparat kepolisian, Kusni Kasdut selalu mengaku berasal dari Blitar.

Kusni mengaku lahir Desember 1929 di Desa Jatituri, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Dalam buku “Kusni Kasdut”, Parakitri menulis, Kusni Kasdut bukan berasal dari Blitar maupun Malang.

Kusni Kasdut lahir di Desa Bayan Patikrejo Kabupaten Tulungagung, yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Kabupaten Blitar. Ayahnya yang bernama Wonomejo atau Wonorejo bukan kepala desa, melainkan petani biasa. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Follow Berita iNewsJatim di Google News

Bagikan Artikel: