Buntut Larangan Mudik, Stasiun Gubeng Surabaya Mulai Sepi Penumpang 

Lukman Hakim · Senin, 03 Mei 2021 - 12:26:00 WIB
Buntut Larangan Mudik, Stasiun Gubeng Surabaya Mulai Sepi Penumpang 
Stasiun Gubeng terpantau sepi pada H-10 Lebaran. Kondisi sepi ini imbas larangan mudik. (Foto: Sindonews/Lukman Hakim).

SURABAYA, iNews.id – Stasiun Gubeng Kota Surabaya terpantau sepi, Senin (3/5/2021). Tidak terlihat kepadatan penumpang seperti beberapa hari sebelumnya. Beberapa sudut ruangan antrean juga tampak lengang, tak terlihat adanya calon penumpang. 

Pemandangan sama juga terlihat di loket layanan GeNose C19. Tidak ada antrean panjang sepeti biasanya. 

Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, keberangkatan penumpang di PT KAI Daop 8 Surabaya, terutama di stasiun Gubeng Surabaya terpantau normal atau tidak terdapat lonjakan. Baik penumpang yang berangkat maupun yang turun. 

Adapun jumlah KA yang dijalankan tetap sama seperti pada akhir pekan normal di masa pandemi dan tetap dengan pembatasan okupansi maksimal 70 persen dari ketersediaan tempat duduk keseluruhan pada setiap rangkaian. "Sejauh ini kami belum ada rencana untuk menambah jumlah kereta api karena memang ada larangan mudik," katanya. 

Dia menambahkan, sebelum pandemi pada akhir pekan biasa secara total terdapat hingga 39 perjalanan KA per hari. Sejak awal pandemi jumlah perjalanan KA dari Daop 8 Surabaya mengalami penyesuaian kurang lebih 40 persen.  

"Untuk pemesanan tiket KA penumpang jarak jauh hanya sampai 5 Mei 2021. Selama tanggal tersebut, PT KAI Daop 8 tidak mengoperasikan KA jarak jauhnya. Untuk perjalanan KA lokal, akan dikoordinasikan dengan instansi terkait," tutur Luqman.

Luqman menjelaskan terdapat perubahan masa berlaku hasil negatif tes RT-PCR dan Rapid Test Antigen untuk naik KA Jarak Jauh. Dari sebelumnya maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan menjadi maksimal 1x24 jam. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2