Tak Miliki Surat Sehat, Ratusan Pemudik Terjaring Razia Penyekatan di Ketapang

Eris Utomo · Minggu, 02 Mei 2021 - 22:07:00 WIB
Tak Miliki Surat Sehat, Ratusan Pemudik Terjaring Razia Penyekatan di Ketapang
Ratusan pemudik dari Bali terjaring razia penyekatan petugas di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto: MNC Portal/Eris Utomo)

BANYUWANGI, iNews.id - Ratusan pemudik dari Bali terjaring razia penyekatan mudik di pintu keluar Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (2/5/2021). Razia penyekatan yang digelar Polresta Banyuwangi itu untuk mencegah penyebaran virus korina (Covid-19). 

Petugas dengan ketat memeriksa tiap pemudik yang menggunakan bus maupun travel mulai dari kartu identitas hingga surat sehat dengan bukti hasil pemeriksaan rapid test antigen maupun GeNose C-19.

Bagi pemudik yang tidak memiliki surat bukti sehat, wajib memeriksakan diri di tempat pemeriksaan yang berlokasi di Pelabuhan Ketapang.

Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Kompol Akhmad Fani Rakhim mengaku terkejut dengan banyaknya penumpang kapal Ferry yang tiba di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi tanpa bekal surat negatif Covid-19.

“Kita masih bersikap toleran dengan mengarahkan para penumpang yang terjaring tanpa surat GeNose maupun rapid antigen untuk mengurusnya di pintu masuk pelabuhan,” katanya.

Dia mengatakan, penyekatan larangan mudik di Pelabuhan Ketapang yang melayani jasa penyeberangan lintas Jawa-Bali ini merupakan penyekatan larangan mudik Lebaran prioritas antarprovinsi.

“Sedangkang penyetakan larangan mudik skala besar di tempatkan pada perbatasan Kabupaten Banyuwangi-Jember dan perbatasan Banyuwangi-Situbondo,” katanya.

Bagi pemudika yang dapat menunjukkan negatif Covid-19 melalui swab pcr, rapid antigen maupun genose bisa melanjutkan perjanannya.

Sementara pemberlakuan putar balik akan dimulai pada6-17 Mei mendatang guna memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid-19.

Editor : Kastolani Marzuki