Badai, BPBD Imbau Wisatawan dan Pengunjung Tak Dekati Lautan Pasir Gunung Bromo

Hana Purwadi, Ihya' Ulumuddin ยท Jumat, 02 Agustus 2019 - 15:45 WIB
Badai, BPBD Imbau Wisatawan dan Pengunjung Tak Dekati Lautan Pasir Gunung Bromo
Badai pasir di kawasan kawah Gunung Bromo yang terjadi Jumat (2/8/2019). (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Badan Penangguangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekat ke kawasan lautan pasir Gunung Bromo. Tak hanya itu, mereka juga dianjurkan selalu mengenakan masker penutup hidung, topi dan kacamata.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul potensi badai pasir di kawasan sekitar Gunung Bromo. Memasuki Agustus, kondisi angin kerap terpantau bertiup kencang dengan membawa material pasir ke udara. Seperti halnya yang terjadi pada Jumat (2/8/2019) pukul 11.00 WIB.

Badai pasir tiba-tiba muncul di lautan pasir Gunung Bromo. Peristiwa ini menganggu sejumlah warga dan wisatawan. Meski tidak menimbulkan bahaya, namun fenomena ini menganggu aktivitas mereka.

BACA JUGA: Viral Video Banjir di Lautan Pasir Gunung Bromo Pascaerupsi, Ini Penjelasannya

“Angin bertiup disertai pasir. Membuat mata perih,” kata salah seorang wisatawan, Badrut, Jumat (2/8/2019).

Kepala Pelaksana BPBD Probolinggo Angit Hermanuadi mengatakan, badai pasir di sekitar Gunung Bromo merupakan fenomena tahunan. Hal ini biasa terjadi setiap musim kemarau. Karena itu, dia meminta kepada warga maupun wisatawan untuk tidak panik.

Kendati demikian, pihaknya tetap meminta warga waspada. Selain tidak mendekat ke lautan pasir, mereka juga dianjurkan untuk mengenakan masker dan kacamata.

“Tidak berbahaya, hanya saja embusan pasir kadang berpengaruh pada mata dan pernapasan, karena akan terhirup secara terus menerus,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw