Antisipasi Kecelakaan, Polisi Tandai Jalan Berlubang di By Pass Mojokerto-Jombang

Sholahudin · Senin, 18 Januari 2021 - 20:34:00 WIB
Antisipasi Kecelakaan, Polisi Tandai Jalan Berlubang di By Pass Mojokerto-Jombang
Anggota Satlantas Polres Mojokerto memberi tanda khusus pada jalan berlubang di By Pass Mojokerto-Jombang, Senin (18/1/2021)

MOJOKERTO, iNews.id - Satlantas Polres Mojokerto memberi tanda pada jalan berlubang di jalur By Pass Mojokerto-Jombang. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi bahaya kecelakaan di ruas tersebut. 

Pantauan iNews.id, jalan berlubang di cukup banyak di sepanjang jalan nasional tersebut. Ukurannya juga cukup lebar dengan kedalaman rata-rata 5 cm. Kondisi ini tentu membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama roda dua. Mereka bisa terperosok dan jatuh. 

Kondisi inilah yang mendapat perhatian petugas. Satu per satu lubang jalan itu diberi tanda khusus mengguanakan cat. 

"kondisi jalan berlubang terlihat mulai dari exit Tol Penompo, Mertex, terutama jalur By Pass Mojokerto, Jampirogo dan Trowulan," kata Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar, Senin (18/1/2021).

Perwira dengan sebutan Mojo 9 ini menyebut pihak Satlantas Polres Mojokerto berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jatim. Mereka juga dibantu tim dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII (BBPJN) untuk mengantisipasi fatalitas kecelakaan yang disebabkan jalan berlubang.

Selain di jalur nasional bypass, mereka juga menandai jalan berlubang di akses penghubung Kabupaten Mojokerto dengan Kabupaten Pasuruan yang pengerjaanya dilakukan penambalan jalan oleh BBPJN VIII. Musim hujan dan curah hujan tinggi di kawasan Kabupaten Mojokerto menjadi kendala di lapangan sehingga perbaikan tidak bisa maksimal. 

"Perbaikan oleh BBPJN VII hingga kini terus dilakukan penambalan jalan berlubang di Kabupaten Mojokerto," katanya. 

Penyebab fatalitas kecelakaan tidak hanya faktor sarana dan prasarana jalan, namun juga diakibatkan etika berlalu lintas dalam berkendara di jalan umum.

"Jadi kami harapkan dan mengimbau pengguna jalan yang melintas di Kabupaten Mojokerto agar patuh etika dalam berlalu lintas dan berkendara," ujar Randy.

Berdasarkan penyelidikan Unit Laka Lantas Polres Mojokerto, sebagian besar kecelakaan, terutama pengendara motor, karena mereka memotong jalur di depannya dan mendahului kendaraan dari arah kiri.

"Saat mendahului dari arah kiri motor oleng dan pengendara jatuh ke kanan terlindas truk. Itulah beberapa kecelakaan yang terjadi belakangan ini," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin