1,3 Siswa di Jatim Dapat Internet Gratis, Khofifah: Jangan Lagi Cari Wifi di Warkop

Ihya Ulumuddin ยท Jumat, 18 September 2020 - 21:45 WIB
1,3 Siswa di Jatim Dapat Internet Gratis, Khofifah: Jangan Lagi Cari Wifi di Warkop
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan kuota internet gratis secara simbolis di Madiun, Jumat (18/9/2020).(istimewa)

MADIUN, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) kembali membagikan kuota internet gratis bagi pelajar SMA/ SMK SLB di Jatim, Jumat (18/9/2020). Bantuan ini diberikan untuk menunjang pendidikan siswa selama pandemi Covid-19.

Seperti bantuan sebelumnya, bantuan untuk SMA/SMK SLB kali ini juga diberikan untuk 1,3 juta siswa dan 100 guru, masing-masing 30 GB. Bantuan kuota internet gratis tersebut diberikan langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di SMAN 2 Mejayan, Madiun.

Khofifah mengatakan, bantuan kerja sama dengan XL Axiata ini menjadi upaya agar para siswa Jatim kian terbantu. Mereka juga dimudahkan dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Covid-19.

“Kami sampaikan terima kasih pada XL Axiata yang telah membantu bakti sosial bersama Dindik (Dinas Pendidikan) Jatim, membagikan kartu perdana berisi kuota internet gratis 30GB untuk para siswa, guru dan tenaga kependidikan Jatim,” katanya, Jumat (18/9/2020).

Khofifah mengatakan, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh memang harus dilakukan selama Covid-19 masih belum berhenti. Langkah ini masih menjadi opsi terbaik guna mencegah adanya penyebaran Covid-19 yang lebih luas.

Khofifah mengatakan, Dindik Jatim nantinya akan memfasilitasi pembagian kartu perdana AXIS melalui 24 cabang dinas. Dia ingin agar pembagian kuota internet gratis ini diprioritaskan untuk siswa yang tidak mampu.

“Berikutnya kami ingin membantu sekolah-selolah yang belum terakses internet karena wilayahnya di pelosok. Kami tengah mengupayakan agar ada pemasangan BTS mini di sana yang bisa melancarkan kegiatan belajar di sekolah tersebut,” ujarnya.

Atas bantuan ini Khofifah berharap para siswa yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh tidak lagi mencari internet gratis di warung kopi (warkop) yang tidak aman. Sebab dengan belajar bersama di warkop, apalagi berkerumun dikhawatirkan akan berpotensi terjadi penularan Covid-19.

“Anak-anakku yang sudah dapat internet gratis jangan lagi cari wifi di warkop atau tempat lainnya yang tidak memadai untuk belajar yang aman. Jangan berkerumun, dan selalu kenakan masker,” ujarnya.


Editor : Ihya Ulumuddin