Penampakan rumah Rofai di Swan Menganti Mas Regency, Kabupaten Gresik. (ihya' ulumuddin).

Misi Sosial untuk Negeri 

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, pihaknya bertekad untuk terus menghadirkan program KPR bersubsidi kepada masyarakat. Program itu dilakukan sebagai misi sosial BTN untuk negeri, terutama untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

Selain itu BTN juga mendukung Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk mempercepat penyediaan rumah layak huni bagi sekitar 9,1 juta MBR di Indonesia. Mereka yakni masyarakat yang memiliki penghasilan di bawah Rp4 juta.

"Hingga saat ini BTN telah mengucurkan pembiayaan rumah kepada lebih dari 5 juta keluarga di Indonesia. Dari jumlah itu, lebih dari 76 persen mengalir ke segmen KPR Subsidi. Sedangkan sisanya untuk KPR non subsidi," ujarnya beberapa waktu lalu. 

Program BP Tapera tersebut tentu sangat relevan sebagai bentuk keberpihakan BTN bagi masyarakat kecil (MBR). Pasalnya, sampai saat ini masih banyak MBR di Indonesia yang belum memiliki tempat tiggal layak huni, sekalipun dengan sistem sewa. 

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian (PUPR) Herry Trisaputra Zuna mencatat masih ada 5,67 juta unit kebutuhan rumah layak huni bagi MBR tersebut. Karena itu dia berharap, ekosistem perumahan bisa mendukung pembiayaan untuk rumah MBR di negeri ini.


Editor : Ihya Ulumuddin

Sebelumnya
Halaman :
1 2 3 4 5

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network