Viral Guru Tugas di MI Sampang Babak Belur Dianiaya Wali Murid, Penyebabnya Sepele
SAMPANG, iNews.id – Video amatir aksi penganiayaan terhadap seorang guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, viral di media sosial.
Korban yang merupakan guru tugas utusan salah satu pondok pesantren ternama ini, babak belur dianiaya oleh wali murid beserta keluarganya.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Dalam video yang beredar, tampak suasana mencekam di sebuah warung tempat korban dikepung. Sejumlah ibu-ibu di lokasi bahkan terlihat menangis histeris melihat sang guru dianiaya secara bertubi-tubi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi kejadian bermula saat korban tengah mengajar di MI Miftahul Adfal. Saat itu, salah satu murid kedapatan bergurau saat pelajaran berlangsung. Korban kemudian menegur, namun tidak dihiraukan.
Sang guru lantas memberikan teguran fisik ringan menggunakan kayu kecil alat penunjuk huruf di papan tulis. Namun, murid tersebut melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya dengan versi berbeda.
Tak berselang lama, saat korban tengah beristirahat di sebuah warung dekat sekolah, ia tiba-tiba didatangi oleh orang tua murid berinisial S dan kerabatnya berinisial HA. Mirisnya, pelaku datang sambil membawa senjata tajam.
Kedua pelaku langsung menyerang korban menggunakan tangan kosong dan sarung penutup senjata tajam. Akibat serangan membabi buta tersebut, sang guru mengalami luka lebam serius di sekujur tubuh, terutama di bagian punggung, pundak, dan leher.
Warga sekitar segera melerai dan menjaga korban agar pemukulan tidak berlanjut lebih fatal.
Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Eko Puji Waluyo mengatakan, kasus penganiayaan ini sudah dilaporkan dan tengah dalam penanganan serius penyidik.
Editor: Kastolani Marzuki